- Timnas Portugal bermain imbang tanpa gol melawan Kolombia dalam laga uji coba jelang fase gugur Piala Dunia 2026.
- Pelatih Roberto Martinez memuji performa solid lini pertahanan dan kiper Diogo Costa yang tampil fantastis menjaga gawang.
- Hasil ini menjadi modal evaluasi taktik bagi Portugal sebelum menghadapi Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia.
Suara.com - Pelatih timnas Portugal, Roberto Martínez, menilai hasil imbang tanpa gol melawan Kolombia menjadi ujian penting bagi timnya jelang fase gugur Piala Dunia 2026.
Roberto Martinez menyebut pertandingan tersebut sebagai tes yang sangat berharga untuk mengukur kesiapan skuad.
Dalam wawancara singkat usai laga, Martínez menegaskan bahwa Portugal menunjukkan karakter kuat, terutama dalam menjaga gawang tanap kebobolan.
Martinez secara khusus memuji performa kiper Diogo Costa yang tampil fantastis serta solidnya intensitas lini pertahanan.
“Pertandingan ini sangat penting untuk melakukan penyesuaian dan berkembang. Ini membantu kami memahami apa yang harus dilakukan di fase berikutnya, yang akan sangat berbeda,” ujar Martínez dinukil dari A Bola.
Portugal akan menghadapi Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Martínez menekankan bahwa timnya perlu lebih menguasai bola dan memaksimalkan kualitas individu pemain untuk mengontrol jalannya pertandingan.
“Kami benar-benar membutuhkan laga seperti ini, untuk membawa permainan ke arah yang kami inginkan. Kami harus lebih banyak menguasai bola dan memanfaatkan pemain yang punya kemampuan tersebut,” tambahnya.
Ia juga menyoroti gaya bermain tim-tim Amerika Selatan yang terbiasa dengan tempo pertandingan terbuka.
Baca Juga: Djed Spence Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026: Muslim Pertama Timnas Inggris
Selain itu, kondisi cuaca panas di Miami turut menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain di lapangan.
Hasil ini membuat Portugal memiliki bekal penting secara mental dan taktik sebelum menghadapi duel krusial berikutnya di fase knockout.
Berita Terkait
-
Djed Spence Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026: Muslim Pertama Timnas Inggris
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Comeback Dramatis Kongo Kalahkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya