- Cristiano Ronaldo menekankan pentingnya kebersamaan tim usai Portugal bermain imbang 0-0 melawan Kolombia di Piala Dunia 2026.
- Pelatih Roberto Martinez memuji karakter kuat skuad dan performa pertahanan solid saat menghadapi tes berharga melawan Kolombia.
- Hasil imbang tersebut memastikan Portugal melaju ke babak 32 besar untuk menghadapi Kroasia di pertandingan selanjutnya.
Suara.com - Kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, menyampaikan pesan usai hasil imbang 0-0 melawan Kolombia di Piala Dunia 2026.
Lewat unggahan di Instagram, Ronaldo menegaskan pentingnya kebersamaan tim dalam menghadapi fase krusial turnamen.
"Kami tetap bersama,” tulis Ronaldo singkat, beberapa saat setelah laga berakhir.
Selain itu, Ronaldo juga menyampaikan apresiasi kepada para suporter Portugal yang terus memberikan dukungan.
Ronaldo menilai energi dari para fans menjadi dorongan penting bagi tim untuk bangkit di laga berikutnya.
Hasil imbang ini memastikan Portugal akan menghadapi Kroasia di babak 32 besar.
Tantangan berat sudah menanti, mengingat Kroasia dikenal sebagai salah satu tim dengan pengalaman kuat di fase gugur.
Ronaldo sendiri kembali tampil penuh sepanjang pertandingan meski ia tak mampu merobek gawang Kolombia.
Sementara itu, pelatih Portugal Roberto Martinez menyebut pertandingan tersebut sebagai tes yang sangat berharga untuk mengukur kesiapan skuad.
Baca Juga: Comeback Dramatis Kongo Kalahkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur
Dalam wawancara singkat usai laga, Martínez menegaskan bahwa Portugal menunjukkan karakter kuat, terutama dalam menjaga gawang tanap kebobolan.
Martinez secara khusus memuji performa kiper Diogo Costa yang tampil fantastis serta solidnya intensitas lini pertahanan.
“Pertandingan ini sangat penting untuk melakukan penyesuaian dan berkembang. Ini membantu kami memahami apa yang harus dilakukan di fase berikutnya, yang akan sangat berbeda,” ujar Martínez dinukil dari A Bola.
Martínez menekankan bahwa timnya perlu lebih menguasai bola dan memaksimalkan kualitas individu pemain untuk mengontrol jalannya pertandingan.
“Kami benar-benar membutuhkan laga seperti ini, untuk membawa permainan ke arah yang kami inginkan. Kami harus lebih banyak menguasai bola dan memanfaatkan pemain yang punya kemampuan tersebut,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Comeback Dramatis Kongo Kalahkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur
-
Cristiano Ronaldo Dkk Mandul Lawan Kolombia, Begini Penjelasan Berani Roberto Martnez
-
Djed Spence Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026: Muslim Pertama Timnas Inggris
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Comeback Dramatis Kongo Kalahkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur
-
Cristiano Ronaldo Dkk Mandul Lawan Kolombia, Begini Penjelasan Berani Roberto Martnez
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa