Bola / Bola Dunia
Senin, 29 Juni 2026 | 00:38 WIB
Penjaga gawang Argentina #23 Emiliano Martinez melakukan selebrasi setelah menyelamatkan tendangan penalti dalam adu penalti pada pertandingan sepak bola perempat final turnamen Conmebol 2024 Copa America antara Argentina dan Ekuador di Stadion NRG di Houston, Texas, pada 4 Juli 2024. JUAN MABROMATA / AFP
Baca 10 detik
  • Kiper Argentina, Emiliano Martínez, memutuskan tetap bermain tanpa pelindung jari meski mengalami cedera patah sebelum Piala Dunia 2026.
  • Martínez akan menghadapi Tanjung Verde pada laga 32 besar setelah sebelumnya tampil melawan Yordania dengan kondisi fisik terbatas.
  • Proses pemulihan cedera dilakukan melalui bantuan tim pelatih serta rekan setim agar ia tetap siap bertanding di turnamen.

Suara.com - Kiper Argentina, Emiliano Martínez, mengungkap kondisi terbarunya jelang laga 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Tanjung Verde.

Meski masih mengalami cedera patah jari di tangan kanan, ia memastikan akan tetap bermain tanpa pelindung saat menghadapi Cabo Verde.

Cedera tersebut terjadi sebelum turnamen dimulai, tepatnya saat pemanasan jelang final Liga Europa bersama Aston Villa.

Martínez mengaku sempat dihadapkan pada pilihan sulit, termasuk kemungkinan operasi.

“Saya memutuskan tidak menjalani operasi. Kondisinya sempat berat dan saya datang ke turnamen ini dengan risiko besar,” ujar Martínez dilansir dari TycSport.

Kiper Argentina, Emiliano Martínez, mengungkap kondisi terbarunya jelang laga 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Tanjung Verde. [TycSport]

Ia juga menyebut belum bisa berlatih secara normal hingga saat ini.

Meski begitu, kiper berusia 32 tahun tersebut tetap menunjukkan komitmen tinggi. Ia memastikan pada laga berikutnya sudah siap tampil tanpa menggunakan bidai atau pelindung di jarinya.

“Saya belum latihan penuh, tapi di pertandingan selanjutnya saya bisa bermain tanpa pelindung,” tegasnya.

Martínez juga mengungkap proses pemulihan yang tidak mudah.

Baca Juga: Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat

Ia banyak dibantu oleh tim pelatih fisik serta rekan sesama kiper di timnas Argentina.

“Saya harus menahan semuanya sendiri. Rulli dan Musso banyak membantu, mereka bahkan berlatih dengan bola voli agar saya bisa menyesuaikan kondisi,” katanya.

Di tengah kondisi tersebut, Martínez tetap tampil solid saat Argentina menang 3-1 atas Yordania.

Namun, ia mengaku kecewa karena gagal menjaga clean sheet.

“Saya kesal. Mereka hanya punya sedikit peluang, rasanya seperti saat lawan Arab Saudi. Saya merasa seharusnya bisa menepis bola itu,” ujarnya.

Menatap laga melawan Tanjung Verde, Martínez mengingatkan bahwa lawannya tidak bisa diremehkan.

Ia menilai tim Afrika tersebut memiliki kekuatan fisik dan kecepatan yang bisa merepotkan.

“Mereka tim yang bagus, kuat, cepat, dan lolos dari grup sulit. Piala Dunia ini penuh kejutan,” kata Martínez.

Load More