-
Afrika Selatan tersingkir tragis dari Piala Dunia 2026 akibat kebobolan pada masa injury time.
-
Pelatih Hugo Broos menilai timnya kalah kualitas fisik dan kecepatan eksekusi dari Kanada.
-
Kompetisi domestik Afrika Selatan disorot karena belum mampu mencetak pemain berstandar sepak bola modern.
Terlepas dari kekecewaan mendalam tersebut, pencapaian skuad ini tetap menorehkan tinta emas baru dalam sejarah olahraga mereka.
Keberhasilan menembus fase gugur merupakan lompatan besar setelah mereka absen cukup lama dari panggung tertinggi dunia.
Apresiasi tinggi tetap mengalir bagi perjuangan kolektif para pemain yang tampil melebihi prediksi banyak pengamat.
"Kalau melihat perjalanan kami secara keseluruhan, saya pikir kami harus sangat puas. Tentu kami kecewa karena ingin menang, tetapi apa yang kami achi sudah sangat baik. Saya sangat senang dan sangat bangga kepada tim ini," kata Broos.
Sebagai informasi, Afrika Selatan harus menyudahi mimpi besarnya setelah menyerah 0-1 dari Kanada di babak 32 besar.
Kekalahan ini terasa menyakitkan karena gol penentu kemenangan lawan tercipta tepat pada masa injury time babak kedua.
Langkah ke fase gugur ini sendiri merupakan yang pertama kalinya sejak penantian panjang selama 24 tahun terakhir.
Kini, pekerjaan rumah terbesar berada di tangan federasi untuk merombak total sistem pembinaan usia dini dan mutu liga domestik.
Baca Juga: Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil