Bola / Bola Dunia
Senin, 29 Juni 2026 | 07:26 WIB
Afrika Selatan tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 0-1 dari Kanada. Bafana Bafana hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan. [Dok. caf_online]
Baca 10 detik
  • Kanada menundukkan Afrika Selatan dengan skor 1-0 di Los Angeles Stadium pada Minggu (28/6) dalam babak 32 besar.
  • Gol kemenangan Kanada dicetak oleh Stephen Eustaquio pada masa injury time babak kedua melalui tendangan akurat dari luar kotak.
  • Kekalahan ini memastikan Afrika Selatan tersingkir dari Piala Dunia 2026 karena minimnya efektivitas serangan sepanjang 90 menit pertandingan.

Dominasi Kanada semakin lengkap setelah Alphonso Davies kembali bermain sebagai pemain pengganti pada menit ke-75.

Rekor Ronwen Williams Tak Mampu Selamatkan Afrika Selatan

Di balik kekalahan tersebut, kiper Afrika Selatan Ronwen Williams justru mengukir rekor baru.

Williams membukukan 77 operan sukses sepanjang pertandingan, menjadi jumlah terbanyak yang pernah dicatatkan seorang penjaga gawang dalam satu laga Piala Dunia sejak data Opta tersedia pada 1966.

Catatan itu melampaui rekor sebelumnya milik Manuel Neuer yang mencatatkan 51 operan sukses saat menghadapi Jepang di Piala Dunia 2022.

Sayangnya, performa impresif Williams tidak mampu menutupi tumpulnya lini serang Afrika Selatan.

Bafana Bafana sempat berupaya memaksakan laga berlanjut ke babak tambahan waktu, tetapi pertahanan mereka akhirnya jebol setelah sapuan bola Ime Okon gagal mengamankan situasi.

Keberhasilan ini membawa Kanada lolos ke babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Kanada juga menjadi tim dengan jumlah tembakan tepat sasaran terbanyak di Piala Dunia 2026 dengan koleksi 28 tembakan, menyamai rekor negara Concacaf yang sebelumnya dipegang Meksiko pada edisi 1986.

Baca Juga: Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam

Selanjutnya, Kanada akan menghadapi pemenang duel Belanda melawan Maroko pada babak 16 besar.

Sementara itu, Afrika Selatan harus melakukan evaluasi besar, terutama dalam meningkatkan efektivitas lini depan setelah hanya mampu mencatat satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga melawan Kanada.

Load More