- Timnas Jepang akan menghadapi Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di kota Houston, Amerika Serikat.
- Transformasi skuad Jepang terlihat dari banyaknya pemain yang kini berkarier di berbagai kompetisi elite liga Eropa.
- Jepang menumbuhkan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan bersejarah atas Brasil pada laga persahabatan Oktober lalu.
Suara.com - Pertemuan antara Timnas Jepang dan Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 bukan sekadar laga fase gugur, melainkan panggung pembuktian transformasi besar sepak bola Asia.
Tepat dua dekade setelah pertemuan pertama mereka di Piala Dunia 2006, kondisi kedua tim telah mengalami perubahan yang sangat kontras.
Jika dahulu Jepang datang dengan status underdog, kini skuad berjuluk Samurai Biru itu merasa lebih siap untuk meruntuhkan dominasi pemilik lima gelar juara dunia tersebut.
Laga yang akan digelar di Houston ini menjadi simbol sejauh mana Jepang berkembang dalam peta persaingan sepak bola dunia.
Dari Kalah Telak hingga Menjadi Penantang Serius
Pada Piala Dunia 2006 di Jerman, Brasil menunjukkan kelasnya dengan mengalahkan Jepang 4-1 di fase grup.
Kala itu, Selecao diperkuat deretan bintang seperti Ronaldo Nazario, Ronaldinho, dan Kaká. Sementara Jepang mengandalkan nama-nama seperti Hidetoshi Nakata dan Shunsuke Nakamura, tetapi masih kalah dari segi kualitas kolektif.
Saat itu, mayoritas pemain Jepang, yakni 17 dari total skuad, masih berkarier di kompetisi domestik J.League.
Hanya enam pemain yang merumput di Eropa dan tidak semuanya membela klub-klub elite.
Baca Juga: Presiden Korea Selatan Ikut Kritik Hong Myung-bo, Pelatih Taeguk Warriors Resmi Mengundurkan Diri
Kini, situasinya berubah drastis. Dari skuad Piala Dunia 2026, hanya tiga pemain Jepang yang masih bermain di liga domestik, termasuk bek veteran berusia 39 tahun, Yuto Nagatomo.
Meski kehilangan Kaoru Mitoma dan Wataru Endo akibat cedera, kedalaman skuad Jepang tetap terjaga.
Pemain-pemain Samurai Biru kini tersebar di berbagai liga elite Eropa, mulai dari Liga Inggris, La Liga, Serie A, hingga Bundesliga.
Ketajaman lini depan juga diperkuat Ayase Ueda yang baru saja menjadi top skor Liga Belanda bersama Feyenoord.
Kepercayaan Diri Meningkat Jelang Hadapi Brasil
Kepercayaan diri Jepang bukan sekadar optimisme kosong. Presiden Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA), Tsuneyasu Miyamoto, menilai mentalitas tim telah berubah total saat menghadapi negara-negara besar.
Berita Terkait
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar
-
Nagelsmann Tegaskan Jerman Tak Boleh Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador saat Hadapi Paraguay
-
Jepang Tanpa Takefusa Kubo saat Hadapi Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Manchester United yang Ketiban Sial
-
Daftar Pemain Termuda Piala Dunia 2026: Generasi Baru Sepak Bola Dunia
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026