- Belanda akan menghadapi Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di kota Monterrey.
- Pelatih Ronald Koeman memastikan Belanda tetap menerapkan strategi menyerang meski mengakui pertemuan kedua tim terjadi terlalu dini.
- Kapten Virgil van Dijk menyatakan tim telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk mengantisipasi kualitas pemain lawan tersebut.
"Kami menganalisis mereka, kami telah berlatih, kami menjalani dua sesi yang sangat baik dan semuanya telah selesai dikatakan dan dilakukan, sekarang tergantung pada kami," ungkap Van Dijk.
Ia pun antusias menghadapi tantangan besar di fase gugur.
"Ini akan menjadi pertandingan yang menantang dalam keadaan yang menantang, tetapi saya menantikannya. Ini adalah pertandingan yang ingin Anda jalani," tuturnya.
Menurut Van Dijk, Belanda tidak perlu menjadikan laga ini sebagai ajang pembuktian status calon juara.
"Saya tidak berpikir kami harus membuat pernyataan apa pun. Menurut saya, ini hanyalah situasi di mana kami berada sekarang," jelasnya.
"Ini adalah pertandingan yang fantastis bagi penonton netral untuk ditonton. Bagi kami, ini adalah kenyataan dan kami fokus mempersiapkan diri menghadapi Maroko," pungkas Van Dijk.
Berita Terkait
-
Kondisi Jepang Jelang Lawan Brasil, Punya Lebih Dari Cukup Modal Bawa Kemenangan
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar
-
Nagelsmann Tegaskan Jerman Tak Boleh Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador saat Hadapi Paraguay
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali