- Belanda akan menghadapi Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di kota Monterrey.
- Pelatih Ronald Koeman memastikan Belanda tetap menerapkan strategi menyerang meski mengakui pertemuan kedua tim terjadi terlalu dini.
- Kapten Virgil van Dijk menyatakan tim telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk mengantisipasi kualitas pemain lawan tersebut.
Suara.com - Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Belanda dan Maroko diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di fase gugur.
Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, menilai pertemuan dua kontestan kuat ini terjadi terlalu cepat karena keduanya memiliki kualitas untuk melangkah jauh di turnamen.
Belanda dan Maroko sama-sama memiliki modal impresif. Maroko mencetak sejarah sebagai semifinalis pertama dari Afrika pada Piala Dunia 2022, sedangkan Oranje hanya tersingkir melalui adu penalti dari Argentina di babak perempat final.
Koeman meyakini kedua tim layak melaju lebih jauh daripada sekadar babak 32 besar.
Koeman Janjikan Permainan Menyerang
"Ini adalah hal besar bagi pertandingan ini untuk berlangsung sekarang karena kami berdua adalah tim yang seharusnya melangkah lebih jauh dari tahap ini," ujar Ronald Koeman dikutip dari Reuters.
Meski menyayangkan pertemuan yang terlalu dini, pelatih berusia 63 tahun itu memastikan laga akan berlangsung menarik.
"Pertandingan yang sangat penting antara dua tim yang ingin melaju sejauh mungkin di turnamen ini, dan pertandingan seperti ini datang sedikit terlalu cepat di Piala Dunia, menurut saya," tambah Koeman.
Koeman juga menegaskan Belanda tidak akan mengubah identitas permainannya dengan tampil bertahan.
Baca Juga: Jepang Tanpa Takefusa Kubo saat Hadapi Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026
"Tapi beginilah adanya dan ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik, kami akan bermain secara ofensif," tegasnya.
Virgil van Dijk Respek kepada Maroko
Kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk, mengakui Maroko memiliki banyak pemain berkualitas yang mampu merepotkan lawan.
"Mereka memiliki banyak bakat, tetapi kami juga memilikinya. Kami tahu di mana kami perlu menghentikan mereka dan kami tidak khawatir," kata Van Dijk.
Bek Liverpool tersebut secara khusus menyoroti kualitas Achraf Hakimi sebagai salah satu bek kanan terbaik dunia. Selain itu, Ismael Saibari dan Brahim Diaz juga masuk dalam perhatian tim pelatih Belanda.
Van Dijk mengungkapkan Oranje telah melakukan persiapan secara maksimal menjelang laga di Monterrey.
Berita Terkait
-
Kondisi Jepang Jelang Lawan Brasil, Punya Lebih Dari Cukup Modal Bawa Kemenangan
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar
-
Nagelsmann Tegaskan Jerman Tak Boleh Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador saat Hadapi Paraguay
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil