Bola / Bola Dunia
Senin, 29 Juni 2026 | 12:24 WIB
Ronald Koeman memastikan Belanda tetap tampil menyerang saat menghadapi Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Virgil van Dijk juga mewaspadai kekuatan Singa Atlas. [Dok. IG OnsOranje]
Baca 10 detik
  • Belanda akan menghadapi Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di kota Monterrey.
  • Pelatih Ronald Koeman memastikan Belanda tetap menerapkan strategi menyerang meski mengakui pertemuan kedua tim terjadi terlalu dini.
  • Kapten Virgil van Dijk menyatakan tim telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk mengantisipasi kualitas pemain lawan tersebut.

Suara.com - Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Belanda dan Maroko diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di fase gugur.

Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, menilai pertemuan dua kontestan kuat ini terjadi terlalu cepat karena keduanya memiliki kualitas untuk melangkah jauh di turnamen.

Belanda dan Maroko sama-sama memiliki modal impresif. Maroko mencetak sejarah sebagai semifinalis pertama dari Afrika pada Piala Dunia 2022, sedangkan Oranje hanya tersingkir melalui adu penalti dari Argentina di babak perempat final.

Koeman meyakini kedua tim layak melaju lebih jauh daripada sekadar babak 32 besar.

Koeman Janjikan Permainan Menyerang

Pelatih Belanda, Ronald Koeman cukup kecewa dengan kekalahan 0-1 setelah pertandingan uji coba FIFA Matchday melawan Aljazair. [Onsranhe]

"Ini adalah hal besar bagi pertandingan ini untuk berlangsung sekarang karena kami berdua adalah tim yang seharusnya melangkah lebih jauh dari tahap ini," ujar Ronald Koeman dikutip dari Reuters.

Meski menyayangkan pertemuan yang terlalu dini, pelatih berusia 63 tahun itu memastikan laga akan berlangsung menarik.

"Pertandingan yang sangat penting antara dua tim yang ingin melaju sejauh mungkin di turnamen ini, dan pertandingan seperti ini datang sedikit terlalu cepat di Piala Dunia, menurut saya," tambah Koeman.

Koeman juga menegaskan Belanda tidak akan mengubah identitas permainannya dengan tampil bertahan.

Baca Juga: Jepang Tanpa Takefusa Kubo saat Hadapi Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026

"Tapi beginilah adanya dan ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik, kami akan bermain secara ofensif," tegasnya.

Virgil van Dijk Respek kepada Maroko

Kapten timnas Belanda, Virgil van Dijk, angkat bicara membela rekan setimnya, Frenkie de Jong, usai kemenangan telak 5-1 atas Swedia di Piala Dunia 2026. [Instagram @OnsOranje]

Kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk, mengakui Maroko memiliki banyak pemain berkualitas yang mampu merepotkan lawan.

"Mereka memiliki banyak bakat, tetapi kami juga memilikinya. Kami tahu di mana kami perlu menghentikan mereka dan kami tidak khawatir," kata Van Dijk.

Bek Liverpool tersebut secara khusus menyoroti kualitas Achraf Hakimi sebagai salah satu bek kanan terbaik dunia. Selain itu, Ismael Saibari dan Brahim Diaz juga masuk dalam perhatian tim pelatih Belanda.

Van Dijk mengungkapkan Oranje telah melakukan persiapan secara maksimal menjelang laga di Monterrey.

Load More