Bola / Bola Dunia
Rabu, 01 Juli 2026 | 07:49 WIB
Suporter Timnas Meksiko berselebrasi usai kesebelasan negaranya mengalahkan Timnas Korea Selatan dalam pertandingan Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko, Kamis (18/6/2026) waktu setempat. Meksiko mengalahkan Korea Selatan dengan skor 1-0. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/YU
Baca 10 detik
  • Ribuan suporter Meksiko memadati Mexico City dan Estadio Azteca untuk memberikan dukungan kepada El Tricolor jelang laga kontra Ekuador.
  • Lagu legendaris "Cielito Lindo" menggema di berbagai sudut kota, bahkan diikuti sebagian pendukung Ekuador sebagai bentuk sportivitas.
  • Meksiko dan Ekuador sama-sama membawa modal positif menuju babak 32 besar, dengan pemenang akan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Suara.com - Ibu Kota Mexico City berubah menjadi lautan hijau menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara tuan rumah Meksiko melawan Ekuador.

Ribuan suporter fanatik yang mengenakan jersi hijau kebanggaan Timnas Meksiko mulai memadati jalanan dan pusat transportasi utama sejak Selasa (30/6/2026) pagi waktu setempat.

Berdasarkan pantauan kantor berita ANTARA, Bandara Internasional Benito Juárez dipenuhi pendukung El Tricolor yang datang dari berbagai penjuru Meksiko.

Suporter dari Monterrey, Guadalajara, hingga Mérida tampak antusias memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangan mereka di fase gugur Piala Dunia 2026.

Suasana di dalam kabin pesawat menuju Mexico City pun diwarnai teriakan "Viva Mexico!" yang menggema dari para penumpang.

Gema "Cielito Lindo" Satukan Suporter

Stadion paling terkenal di Meksiko adalah Estadio Azteca yang berada di Mexico City. [EASportsFC]

Lagu legendaris "Cielito Lindo" terus berkumandang di berbagai ruang publik untuk membakar semangat para pemain Meksiko.

Penggalan lirik, "Ay, ay, ay, ay, canta y no llores," terdengar bergema di sekitar Estadio Azteca dan menyatukan ribuan pendukung tuan rumah.

Menariknya, sejumlah suporter Ekuador yang hadir di lokasi juga ikut larut dalam nyanyian tersebut sebagai bentuk sportivitas.

Baca Juga: Flashback 1998: Norwegia Pernah Tumbangkan Brasil, Bakal Terulang di Piala Dunia 2026?

Bagi warga yang tidak memiliki tiket pertandingan, kawasan Ángel de la Independencia hingga Zócalo dipadati masyarakat yang ingin merasakan atmosfer Piala Dunia.

Sejumlah taman kota dan kafe juga dipenuhi pengunjung yang menggelar acara nonton bareng melalui layar lebar.

Pengamanan Ketat Jelang Kick-off

Otoritas keamanan setempat menerapkan pengamanan berlapis dengan menutup akses kendaraan bermotor dalam radius sekitar tiga kilometer dari Estadio Azteca.

Sterilisasi kawasan dilakukan sejak lima jam sebelum kick-off. Para pemegang tiket pun diwajibkan berjalan kaki menuju gerbang stadion.

Laga Meksiko kontra Ekuador diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama datang dengan kepercayaan diri tinggi.

Load More