Bola / Bola Dunia
Rabu, 01 Juli 2026 | 07:55 WIB
Pantai Gading tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia. Emerse Fae menyebut efektivitas peluang dan detail kecil menjadi pembeda. (Instagram/@emersefae)
Baca 10 detik
  • Pantai Gading tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Norwegia lewat gol Erling Haaland dan Antonio Nusa.
  • Emerse Fae menilai kegagalan memanfaatkan peluang serta kehilangan fokus pada momen-momen krusial menjadi penyebab utama kekalahan.
  • Meski gagal melaju ke babak 16 besar, Fae optimistis pengalaman di Piala Dunia 2026 akan menjadi bekal penting bagi perkembangan Pantai Gading.

Menurutnya, kekalahan dari Norwegia akan menjadi pelajaran berharga untuk membangun Pantai Gading yang lebih kuat pada masa mendatang.

"Ini adalah Piala Dunia pertama bagi semua orang. Saya rasa para pemain telah banyak belajar dan kini kami akan berupaya untuk kembali lebih kuat menghadapi tantangan berikutnya," pungkas Fae.

Kekalahan ini membuat Pantai Gading menjadi wakil Afrika kedua yang tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah Tunisia lebih dulu gagal melewati fase grup.

Kini, federasi sepak bola Pantai Gading diharapkan segera melakukan evaluasi guna mempersiapkan tim menghadapi agenda internasional berikutnya.

Load More