-
Cristiano Ronaldo resmi menjadi pencetak gol tertua fase gugur Piala Dunia pada usia 41 tahun.
-
Gol penalti Ronaldo dan gol telat Goncalo Ramos membawa Portugal menang 2-1 atas Kroasia.
-
Portugal sukses melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi rival satu semenanjung, Spanyol.
Suara.com - Cristiano Ronaldo menolak tunduk pada usia dengan mengukir rekor abadi di Piala Dunia 2026.
Satu golnya ke gawang Kroasia resmi menobatkan sang mega bintang sebagai pencetak gol tertua dalam sejarah babak gugur Piala Dunia.
Aksi heroik kapten berusia 41 tahun itu menjadi dinamo penggerak yang memicu kebangkitan dramatis Selecao das Quinas.
Ketajaman Ronaldo meruntuhkan rekor milik sahabatnya sendiri, Pepe, yang mencetak gol fase gugur pada usia 39 tahun.
Sejarah baru ini tercipta lewat ketenangan tingkat tinggi saat Ronaldo mengeksekusi penalti pada menit ke-68.
Wasit menunjuk titik putih setelah peninjauan VAR membuktikan adanya pelanggaran keras di kotak terlarang Kroasia.
Suntikan gol penyeimbang tersebut langsung mengubah arah permainan dan membakar semangat juang skuad Portugal.
Sepanjang laga, pergerakan Ronaldo terus meneror lini pertahanan lawan meski sempat terjebak posisi offside.
Pelatih Roberto Martinez kemudian menarik keluar sang kapten pada menit ke-81 demi menyegarkan strategi tim.
Baca Juga: Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik
Masuknya Ruben Neves menggantikan Ronaldo tidak menurunkan intensitas serangan cepat Portugal ke jantung pertahanan Kroasia.
Gelombang tekanan Portugal akhirnya membuahkan hasil manis tepat pada masa injury time.
Goncalo Ramos berhasil menyontek umpan matang Rafael Leao pada menit ke-90+4 untuk membalikkan keadaan.
Kroasia sempat membalas di detik-detik akhir sebelum VAR membatalkan gol tersebut karena posisi offside.
Keunggulan skor 2-1 bertahan hingga laga usai dan memastikan tiket lolos ke fase berikutnya.
Kemenangan krusial di Stadion BMO Field ini membawa Portugal melangkah mantap ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Ujian berat sudah menanti armada Roberto Martinez pada laga perebutan tiket perempat final mendatang.
Portugal dijadwalkan bertarung melawan Spanyol dalam Derby Iberia yang diprediksi berjalan sangat panas.
Pertandingan sengit 2 tim raksasa Eropa tersebut akan digelar pada Selasa (7/7) waktu Indonesia Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi