Bola / Bola Dunia
Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:12 WIB
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mulai mematangkan komposisi pemain jelang laga uji coba melawan Honduras. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pelatih Lionel Scaloni menegaskan Timnas Argentina tidak mempedulikan tudingan publik mengenai perlakuan istimewa wasit di Piala Dunia 2026.
  • Argentina berhasil melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyapu bersih kemenangan di fase grup.
  • Scaloni meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi Tanjung Verde yang belum terkalahkan dalam pertandingan mendatang.

Suara.com - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, akhirnya angkat bicara terkait tudingan yang menyebut timnya mendapat perlakuan istimewa dari wasit sepanjang Piala Dunia 2026. Juru taktik La Albiceleste itu menegaskan tidak ingin menggubris berbagai spekulasi yang ramai beredar di media sosial.

Argentina tampil impresif sejak fase grup Piala Dunia 2026. Tim yang dipimpin Lionel Messi itu menyapu bersih tiga pertandingan dan mengoleksi sembilan poin untuk melaju ke babak 32 besar sebagai juara grup.

Meski tampil meyakinkan, perjalanan Argentina justru diiringi berbagai komentar negatif. Di media sosial, muncul tudingan bahwa sejumlah keputusan wasit lebih banyak menguntungkan La Albiceleste.

Tak hanya itu, ada pula anggapan bahwa Argentina memperoleh jalur yang lebih ringan menuju partai final dibandingkan sejumlah tim unggulan lainnya.

Scaloni Minta Publik Tak Percaya Isu di Media Sosial

Potret Argentina di Piala Dunia 2026 (The Big Lead)

Menanggapi isu tersebut, Lionel Scaloni memilih bersikap santai. Menurutnya, media sosial bukanlah tempat yang tepat untuk dijadikan acuan dalam menilai sebuah pertandingan maupun performa sebuah tim.

"Orang-orang membicarakan wasit yang menguntungkan Argentina? Kita seharusnya tidak membaca atau bahkan tidak melihat media sosial," ujar Scaloni, dikutip dari Albiceleste Talk.

"Saat ini, siapa pun bisa mengunggah dan mengubah masalah kecil menjadi masalah besar," sambungnya.

Scaloni menegaskan fokus timnya saat ini sepenuhnya tertuju pada pertandingan babak 32 besar melawan Tanjung Verde (Cape Verde).

Baca Juga: Alarm Portugal Jelang Hadapi Spanyol, Statistik Miris di Balik Gol Bersejarah Ronaldo

Meski Argentina lebih diunggulkan di atas kertas, ia meminta anak asuhnya tidak menganggap remeh calon lawannya.

Menurut Scaloni, Tanjung Verde telah menunjukkan kualitas sepanjang turnamen. Rekor tak terkalahkan yang mereka miliki menjadi bukti bahwa tim tersebut mampu menyulitkan siapa pun.

"Cape Verde adalah tim yang belum pernah kalah. Selain itu, mereka pantas menang ketika menghadapi Arab Saudi," kata Scaloni.

"Mereka memblokir umpan dengan baik dan tahu bagaimana melakukan serangan balik. Mereka tim yang bagus dan kami sudah menganalisisnya," tegas pelatih berusia 48 tahun tersebut.

Load More