-
Brasil harus mematikan suplai bola Erling Haaland untuk menghentikan produktivitas gol lini depan Norwegia.
-
Trio gelandang Selecao bertugas meredam kreativitas Martin Odegaard yang menjadi motor serangan utama lawan.
-
Pertahanan Norwegia yang sudah kebobolan delapan gol menjadi celah bagi kedalaman skuat striker Brasil.
Gawang tim Eropa ini sudah kebobolan 8 kali sepanjang turnamen, yang menjadi sinyal positif bagi barisan penyerang Samba.
Solbakken dituntut mempererat koordinasi sektor belakang demi menahan gelombang serangan sporadis yang dipimpin oleh Vinicius Jr.
Brasil diuntungkan dengan kedalaman skuat luar biasa karena memiliki banyak opsi predator gol yang siap diturunkan kapan saja.
Ketika Haaland kekurangan pelapis sepadan, Selecao justru memiliki stok penyerang melimpah mulai dari Neymar hingga penyerang muda Endrick.
Pertemuan ini menjadi memori sekunder setelah Piala Dunia 1998 silam, saat Brasil dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-2.
Kini, pertarungan di atas lapangan hijau akan sekadar ditentukan oleh efektivitas strategi penjinakan bom waktu bernama Haaland.
Bila benteng pertahanan Selecao gagal membendung skema bola panjang lawan, mereka terancam mencatat rekor terburuk dalam kurun 32 tahun.
Kegagalan melaju ke fase 8 besar akan menjadi tamparan keras bagi sejarah panjang sepak bola modern Brasil.
Baca Juga: Thomas Tuchel: Lawan Meksiko Tenang Aja
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
4 Tinted Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Ceramide sesuai Review dan Harga
-
Roberto Carlos: Saya Sangat menghormati Islam
-
Belasan Ribu Maba Datang ke Jogja, Ekosistem Kota Kembali Bergeliat
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI
-
Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali
-
Dendam yang Tak Pernah Selesai dalam Novel Peraih Nobel Beauty and Sadness
-
Perempuan dan Tren Solo Traveling yang Semakin Populer, Apa yang Dicari?
-
Gosho Aoyama Ungkap Draft Bab Terakhir Detective Conan, Benarkah Segera Tamat?
-
5 Bedak Transferproof yang Tidak Mudah Nempel di Masker dan Baju, Harga Mulai Rp84 Ribuan
-
Babak Baru Praperadilan Roy Suryo: Polda Metro Jaya Tak Hadirkan Ahli, Cuma Serahkan Berkas