Bola / Bola Dunia
Selasa, 07 Juli 2026 | 11:15 WIB
Gianni Infantino membantah telepon Donald Trump memengaruhi kasus Folarin Balogun. Presiden FIFA menegaskan keputusan dibuat Komite Disiplin FIFA secara independen. [Instagram Getty Images via BBC]
Baca 10 detik
  • Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan penangguhan hukuman Folarin Balogun di Piala Dunia 2026 merupakan keputusan independen Komite Disiplin.
  • Infantino membantah intervensi politik meski membenarkan adanya komunikasi dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait persiapan turnamen.
  • Keputusan tersebut tetap berlaku dan memperbolehkan penyerang Amerika Serikat itu bermain pada babak 16 besar Piala Dunia.

Suara.com - Polemik penangguhan hukuman Folarin Balogun yang menghebohkan Piala Dunia 2026 akhirnya mendapat penjelasan langsung dari Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Ia mengakui memang sempat berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, namun menegaskan pembicaraan tersebut tidak berkaitan dengan kasus Balogun.

AS sendiri pada akhirnya tetap kalah dari Belgia dengan skor 1-4 dalam laga 16 besar pada Selasa (7/7/2026). Namun, Kasus Folarin Balogun tetap menjadi salah satu kontroversi terbesar sepanjang Piala Dunia 2026.

Keputusan penangguhan hukuman kartu merah terhadap striker Amerika Serikat itu memicu gelombang protes, terutama dari Belgia yang merasa dirugikan.

Folarin Balogun menjelma menjadi salah satu penyerang paling tajam yang mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. [Instagram Folarin Balogun]

Infantino menegaskan bahwa keputusan terkait status Balogun sama sekali tidak dipengaruhi oleh dirinya maupun pihak lain.

Menurutnya, seluruh proses berada di bawah kewenangan Komite Disiplin FIFA yang bekerja secara independen.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun X FIFA Media, Infantino menepis berbagai spekulasi yang berkembang di publik.

"Saya sudah melihat komentar publik tentang putusan independen Komite Disiplin FIFA soal suspensi terhadap Folarin Balogun, dan saya ingin menyatakan kembali prinsip dasar dalam aturan FIFA,” ujar Infantino.

"Badan yudisial FIFA bersifat independen. Mereka bekerja secara mandiri dan mengaplikasikan Kode Disiplin FIFA, serta mengeluarkan putusan berdasarkan peraturan dan fakta spesifik."

Baca Juga: Gol Telat Spanyol Singkirkan Portugal, Roberto Martinez Nilai Timnya Cuma Kurang Beruntung

"Independensi mereka penting untuk menjaga kredibilitas dan integritas sepak bola. Itu harus selalu dihormati."

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas berbagai spekulasi yang muncul setelah hukuman Balogun ditangguhkan sehingga penyerang Amerika Serikat itu tetap bisa tampil pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Infantino Akui Dihubungi Donald Trump

Infantino juga membenarkan bahwa Donald Trump memang sempat menghubunginya. Namun, ia menekankan komunikasi tersebut merupakan hal yang wajar menjelang penyelenggaraan turnamen besar seperti Piala Dunia.

"Ya, saya sering berdialog dengan Presiden AS tentang Piala Dunia. Terkait hal ini, saya menerima telepon dari Presiden Donald Trump dan juga pemimpin negara lain, delegasi pemerintah, pemangku kepentingan sepak bola, serta pebisnis dari seluruh dunia mengenai banyak hal," ujarnya.

Dalam percakapan tersebut, Infantino mengaku langsung menjelaskan bahwa proses hukum terhadap Balogun sepenuhnya ditangani oleh badan independen FIFA.

Load More