- Senator Paraguay Celeste Amarilla mengancam membawa kapten timnas Prancis Kylian Mbappe ke jalur hukum akibat perseteruan di media sosial.
- Amarilla menuntut permohonan maaf terbuka dari Mbappe atas tuduhan rasialisme dan label wanita keji yang dilontarkan kepadanya.
- Jaksa Paris membuka penyelidikan atas kasus ini, dengan potensi hukuman satu tahun penjara dan denda bagi pihak Amarilla.
Suara.com - Perseteruan antara kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, dan senator Paraguay, Celeste Amarilla, kian memanas. Terbaru, Amarilla mengancam akan membawa Mbappe ke jalur hukum.
Konflik yang bermula dari saling sindir di media sosial kini berpotensi berlanjut ke pengadilan setelah Amarilla menolak tudingan Mbappe yang menyebutnya sebagai wanita keji dan rasis.
Amarilla membantah keras tuduhan tersebut. Meski unggahan sebelumnya menuai kritik karena dianggap mengandung unsur rasial, politikus Paraguay itu menegaskan dirinya tidak pernah melakukan tindakan seperti yang dituduhkan.
Melalui pernyataan tertulis di media sosial, Amarilla mendesak Mbappe mencabut ucapannya sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Jika tidak, ia mengaku siap menempuh jalur hukum.
"Saya tak menoleransi penghinaanmu. Kamu siapa tak kenal saya. Kamu tak tahu saya dan kamu tak punya hak untuk mengatakan saya wanita keji, tak pantas berada di posisi yang saya tempati," kata Celeste Amarilla.
“Saya tidak akan menarik kata-kata saya dan mungkin akan mengambil langkah hukum atas kekerasan berbasis gender.”
Singgung Kasus Ronaldinho
Tak berhenti sampai di situ, Amarilla juga melontarkan peringatan keras kepada Mbappe dalam sebuah konferensi pers.
Ia bahkan menyinggung kasus yang pernah menimpa legenda Brasil, Ronaldinho, saat berada di Paraguay.
Baca Juga: Babak Belur di Kandang Sendiri: Akhir Perjalanan Tragis AS, Kanada, dan Meksiko di Piala Dunia 2026
"Biarkan dia membaca pesan saya. Saya menulis dalam bahasa Prancis dan Spanyol. Itu pun jika dia dapat membaca."
"Saya ingin mengatakan kepada dia, hati-hati dengan orang Paraguay! Jangan macam-macam, Mbappe! Kami sudah pernah menjebloskan Ronaldinho ke penjara. Jangan remehkan kami!" katanya seperti dikutip Le Figaro.
Di sisi lain, Amarilla mengakui telah menghapus unggahan awal yang memicu kontroversi.
Ia mengaku menyesali kalimat bernada penghinaan yang ditulisnya dan menyebut emosi saat itu sebagai penyebab utama.
Meski demikian, Amarilla menilai penyesalannya seharusnya dibalas dengan permintaan maaf dari Mbappe yang telah melabelinya sebagai sosok rasis dan wanita keji.
Dalam pernyataan yang sama, Amarilla juga menegaskan perseteruan ini hanya melibatkan dirinya dengan Mbappe, bukan dengan negara Prancis maupun rakyatnya.
Berita Terkait
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?
-
Hossam Hassan Ngamuk Mesir Dicurangi, Ada Skenario FIFA Untuk Messi?
-
Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi VAR Argentina Menang Dramatis, Mesir Kehilangan Keadilan?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut