- Timnas Swiss menembus perempat final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti di BC Place Stadium.
- Keberhasilan ini mengakhiri penantian selama 72 tahun bagi Swiss untuk kembali mencapai babak delapan besar Piala Dunia.
- Swiss dijadwalkan menghadapi juara bertahan Argentina di Stadion Arrowhead pada Minggu, 12 Juli mendatang untuk babak perempat final.
Suara.com - Timnas Swiss mengukir sejarah baru setelah memastikan satu tempat di babak perempat final Piala Dunia 2026 dengan menyingkirkan Kolombia secara dramatis.
Keberhasilan tersebut mengakhiri penantian panjang Die Nati selama 72 tahun untuk kembali menembus babak delapan besar Piala Dunia.
Pelatih Swiss, Murat Yakin, mengaku puas karena strategi yang telah disiapkannya berjalan sesuai rencana.
Mengutip laman resmi FIFA, Yakin menilai kombinasi pengalaman para pemain senior dan perubahan taktik pada babak kedua menjadi kunci keberhasilan timnya.
"Di awal pertandingan, kami membutuhkan pengalaman dan mentalitas yang tepat, kemudian pada babak kedua kami melakukan pergantian pemain yang memberikan kami kendali lebih besar," ujar Murat Yakin.
Laga babak 16 besar yang berlangsung di BC Place Stadium, Vancouver, berjalan ketat. Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 120 menit sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Swiss akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3 pada babak adu penalti.
Murat Yakin Puji Mentalitas Pemain
Yakin memberikan apresiasi kepada Granit Xhaka dan rekan-rekannya yang tetap tenang saat menjalani adu penalti.
Baca Juga: Deretan Kontroversi Kemenangan Argentina atas Mesir: Dari Gol Dianulir hingga Hujan Kartu Kuning
Meski strategi tim berjalan sesuai rencana, pelatih berusia 51 tahun itu mengakui faktor keberuntungan juga turut membantu Swiss meraih kemenangan.
"Anda tentu selalu memiliki rencana, dan ketika rencana itu akhirnya berhasil rasanya jauh lebih memuaskan. Namun, tentu saja hari ini kami juga sedikit beruntung karena itu adalah bagian dari sepak bola," ungkap Yakin.
Menurutnya, kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang mampu menjaga disiplin permainan sepanjang pertandingan.
Tantangan Berat Menanti Argentina
Lolos ke perempat final membuat Swiss kini dihadapkan pada ujian yang lebih berat.
Die Nati dijadwalkan menghadapi juara bertahan Argentina pada babak perempat final yang akan digelar di Stadion Arrowhead, Kansas, Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB.
Perjalanan Swiss di Piala Dunia 2026 terus mencuri perhatian karena mereka berhasil membuktikan bahwa organisasi permainan yang solid mampu bersaing dengan tim-tim unggulan.
Kini, publik menantikan apakah skuad asuhan Murat Yakin mampu kembali menciptakan kejutan saat menghadapi Lionel Messi dan kolega, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026: Juara Bertahan Terus Bersinar, tapi Dihantui Segudang PR Besar
-
Tangis Mostafa Zico Usai Didepak Argentina: Wasit Rampok Kerja Keras Bangsa Mesir!
-
Lolos Perempat Final, Swiss dan Seni Bertahan: Ancaman Ambisi Argentina
-
Penantian 72 Tahun Berakhir, Granit Xhaka Sebut Skuad Swiss Sekarang Sangat Luar Biasa
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Lionel Messi Jauhi Kejaran Haaland dan Mbappe
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI