- Stadion Dallas membongkar rumput standar dunia hasil riset lima tahun setelah laga semifinal Prancis kontra Spanyol.
- Pemasangan rumput alami di atas lapangan sintetis tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan turnamen sepak bola internasional.
- Stadion Dallas harus membongkar lapangan sepak bola agar dapat kembali digunakan untuk acara NFL dan konser musik.
Suara.com - Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Stadion Dallas bukan hanya menjadi penentu tiket ke final, tetapi juga menjadi laga terakhir bagi rumput yang digunakan di stadion tersebut.
Sesaat setelah pertandingan berakhir dan salah satu tim memastikan tiket ke final di New York, rumput berstandar dunia itu akan langsung dibongkar.
Keputusan tersebut terdengar ironis karena permukaan lapangan itu merupakan hasil riset selama lima tahun untuk menghasilkan kualitas terbaik bagi pertandingan Piala Dunia.
Stadion Dallas, markas klub NFL Dallas Cowboys, memang harus menjalani transformasi besar dengan memasang rumput alami di atas lapangan sintetis permanen yang biasa digunakan untuk pertandingan sepak bola Amerika.
Hasil Kolaborasi Riset Lima Tahun
Manajer Lapangan FIFA untuk Stadion Dallas, Ian Craig, mengatakan penyediaan rumput berkualitas tinggi merupakan bentuk penghormatan kepada para pemain terbaik dunia yang tampil di Piala Dunia.
"Apa yang kami lakukan di sini adalah menjadi tuan rumah turnamen sepak bola terbesar di dunia. Ini adalah para pemain terbaik dunia, jadi kami ingin memberikan permukaan terbaik untuk mereka," ujar Ian Craig.
Pengembangan lapangan tersebut melibatkan ilmuwan rumput dan penjaga lapangan profesional yang bekerja sama dengan University of Tennessee serta Michigan State University.
FIFA juga menerapkan standar ketat di seluruh 16 stadion penyelenggara agar karakteristik lapangan, mulai dari pantulan hingga guliran bola, tetap konsisten.
Baca Juga: Penantian 20 Tahun Tuntas! Lionel Messi Siap Lakoni Duel Perdana vs Inggris di Piala Dunia 2026
Menurut Craig, kualitas rumput tidak hanya dinilai dari tampilannya, tetapi juga bagaimana permukaannya merespons pergerakan para pemain selama pertandingan.
Tantangan Stadion Indoor
Status Stadion Dallas sebagai stadion tertutup (indoor) menghadirkan tantangan tersendiri karena minim paparan sinar matahari.
Selain itu, penggunaan pendingin ruangan membuat pengelola harus mendatangkan rumput khusus dari Colorado yang lebih tahan terhadap suhu rendah.
Untuk menjaga kualitasnya, rumput tersebut dirawat menggunakan lampu pertumbuhan (grow lights) yang dipasang di atas lapangan dan dipindahkan secara berkala pada hari-hari tanpa pertandingan.
Craig menjelaskan, struktur lapangan yang digunakan untuk Piala Dunia bahkan dibangun sekitar 1,3 meter di atas permukaan lapangan NFL agar memenuhi kebutuhan profil tanah untuk sepak bola.
Berita Terkait
-
Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri
-
3 Lawan 1! Laga Belum Dimulai Suporter Inggris dan Argentina Baku Hantam
-
Piala Dunia 2026: Norwegia Pulang dengan Kepala Tegak, Kok Bisa?
-
Eks Timnas Inggris Sesumbar Pasukan Tuchel Punya Jurus Bikin Lionel Messi Mati Kutu
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta
-
Perkuat Lini Depan, Kendal Tornado FC Datangkan Striker Rizky Dwi Pangestu
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
Tensi Panas Ruang Ganti Inggris Jelang Hadapi Argentina, Thomas Tuchel Adu Argumen dengan Pemain
-
Prancis vs Spanyol: Les Bleus di Antara Dendam dan Misi Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Dibuat Kecewa Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?
-
Piala AFF 2026 di Mata John Herdman: Lebih dari Sekadar Gengsi Asia Tenggara
-
Reuni di Fortuna Sittard, Ole Romeny Tak Sabar Satu Lapangan dengan Justin Hubner
-
Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa
-
FSF Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Pelatih Timnas Senegal Pape Thiaw