Bola / Bola Dunia
Selasa, 14 Juli 2026 | 07:45 WIB
Statistik Gila Erling Haaland Usai Bawa Norwegia Permalukan Brasil [Instagram]
Baca 10 detik
  • Timnas Norwegia kalah 1-2 dari Inggris dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung baru-baru ini.
  • Penyerang Alexander Sorloth menerima ancaman pembunuhan dari netizen setelah dinilai gagal memberikan operan krusial kepada Erling Haaland.
  • Pasangan Sorloth, Lena Selnes, memutuskan menempuh jalur hukum akibat masifnya ujaran kebencian dan ancaman terhadap keluarga mereka.

Suara.com - Kekalahan Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026 berbuntut panjang.

Penyerang Alexander Sorloth menjadi sasaran ancaman pembunuhan dan serangan digital setelah timnya kalah 1-2 dari Inggris.

Insiden bermula dari momen krusial dalam pertandingan.

Sorloth memilih menembak sendiri saat serangan balik, alih-alih mengoper kepada Erling Haaland, yang kemudian dinilai sebagai titik balik sebelum Inggris menyamakan skor.

“Ini sulit. Ada momen yang Anda harap bisa dilakukan lebih baik,” ujar Sorloth usai laga.

Sorloth mengakui tekanan besar bermain di panggung terbesar dunia dan dampak emosional dari kegagalan tersebut.

Gelombang kebencian di media sosial pun tak terbendung.

Ribuan komentar menyerang sang pemain, bahkan berisi ancaman serius terhadap dirinya dan keluarga.

Situasi semakin memanas setelah pasangannya, Lena Selnes, buka suara.

Baca Juga: Menebak Taktik Inggris Hentikan Lionel Messi: Risiko Pakai Man to Man Marking

Melalui Instagram, ia membagikan tangkapan layar berisi pesan mengerikan, termasuk ancaman pembunuhan dan ujaran kebencian terhadap anak-anak mereka.

“Piala Dunia dan sepak bola membawa banyak kebahagiaan, tapi juga kebencian. Saya harap orang berpikir dua kali sebelum menulis hal seperti ini,” tulis Selnes.

Selnes memastikan akan menempuh jalur hukum terhadap akun-akun yang mengirim ancaman paling serius.

Menurutnya, intensitas dan skala serangan sudah melewati batas.

Di tengah kontroversi, pelatih Norwegia Stale Solbakken turut angkat bicara.

Ia menyoroti sisi gelap sepak bola modern, terutama dampak media sosial terhadap pemain.

“Beginilah dunia sekarang. Emosi memuncak, dan itu tragis,” kata Solbakken.

Ia juga mengungkapkan telah meminta para pemain menjauhi media sosial di momen sensitif.

Load More