Bola / Bola Dunia
Rabu, 15 Juli 2026 | 00:59 WIB
Potret Jayden Adams, Gelandang Afrika Selatan (Yahoo Sports)
Baca 10 detik
  • Pemain timnas Afrika Selatan, Jayden Adams, ditemukan meninggal dunia di Cape Town pada Sabtu lalu secara misterius.
  • Menteri Olahraga Gayton McKenzie membantah rumor penyebab kematian dan pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan kasus tersebut.
  • Keluarga masih menanti hasil autopsi resmi sebelum menentukan jadwal prosesi pemakaman bagi mendiang gelandang Mamelodi Sundowns itu.

Suara.com - Kematian pemain Timnas Afrika Selatan, Jayden Adams, masih menyisakan tanda tanya besar.

Gelandang berusia 25 tahun itu ditemukan meninggal dunia di sebuah properti di Cape Town pada Sabtu lalu, sementara penyebab pasti kematiannya hingga kini belum diumumkan.

Menteri Olahraga, Seni, dan Budaya Afrika Selatan, Gayton McKenzie, dengan tegas membantah rumor yang menyebut Adams meninggal akibat konsumsi alkohol berlebihan.

“Saya bisa memastikan dengan sangat pasti bahwa Anda salah. Hentikan saja,” ujarnya menanggapi klaim yang beredar di media sosial.

Sejak kabar duka itu muncul, berbagai spekulasi tanpa dasar resmi terus beredar luas.

Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius [Instagram]

McKenzie sebelumnya juga meminta publik dan media untuk menahan diri serta memberi ruang bagi keluarga dan klub Mamelodi Sundowns untuk berduka.

Pihak kepolisian Cape Town telah membuka penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian Adams.

Namun, hingga saat ini belum ditemukan indikasi tindak kriminal maupun kronologi pasti yang terjadi sebelum sang pemain mengembuskan napas terakhir.

Keluarga Adams masih menunggu hasil autopsi sebelum menentukan jadwal pemakaman.

Baca Juga: Panas! Provokasi Lamine Yamal Jelang Kick Off Prancis vs Spanyol

Ayahnya, Juanito Adams, menyatakan bahwa keputusan terkait prosesi terakhir baru akan diambil setelah laporan resmi diterima.

Jayden Adams sendiri tampil dalam tiga pertandingan di Piala Dunia 2026 dan berperan penting membawa Afrika Selatan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya.

Ia bahkan tetap bermain melawan Republik Ceko meski baru saja kehilangan sang nenek.

Load More