Bola / Bola Dunia
Rabu, 15 Juli 2026 | 11:07 WIB
Timnas Norwegia disambut lebih dari 100 ribu suporter di Oslo usai tersingkir di perempat final Piala Dunia 2026. Erling Haaland dkk tetap dielu-elukan bak juara. [Dok. IG Timnas Norwegia]
Baca 10 detik
  • Timnas Norwegia disambut lebih dari 100 ribu suporter di Oslo setelah terhenti di perempat final Piala Dunia 2026.
  • Norwegia mencatatkan sejarah terbaik mereka di Piala Dunia meski akhirnya kalah 1-2 dari Inggris melalui babak tambahan.
  • Erling Haaland dan Sander Berge meninggalkan perayaan lebih awal karena harus menyesuaikan jadwal penerbangan yang sempat tertunda sebelumnya.

Suara.com - Meski langkah Timnas Norwegia terhenti di babak perempat final Piala Dunia 2026, kepulangan skuad asuhan Stale Solbakken tetap disambut layaknya para juara. Lebih dari 100 ribu suporter memadati pusat Kota Oslo untuk memberikan penghormatan kepada Erling Haaland dan kawan-kawan.

Perjalanan Norwegia di Piala Dunia 2026 memang berakhir setelah kalah 1-2 dari Inggris melalui babak extra time.

Namun, hasil tersebut tidak mengurangi kebanggaan masyarakat terhadap penampilan tim yang sukses mencatat sejarah baru di Piala Dunia.

Berdasarkan laporan Al Jazeera, sejak Senin siang waktu setempat, kawasan di sekitar Istana Kerajaan Oslo telah dipenuhi lautan pendukung yang ingin menyambut kepulangan para pemain.

Timnas Norwegia disambut lebih dari 100 ribu suporter di Oslo usai tersingkir di perempat final Piala Dunia 2026. Erling Haaland dkk tetap dielu-elukan bak juara. [Dok. IG Timnas Norwegia]

Setibanya di Norwegia, pesawat yang membawa skuad mendapat penghormatan berupa water cannon salute sebelum para pemain memulai parade di pusat kota.

Sebelum menyapa masyarakat, seluruh anggota tim lebih dahulu bertemu Raja Harald V di istana.

Antusiasme suporter terlihat di sepanjang Karl Johans gate hingga halaman Istana Kerajaan. Ribuan penggemar memadati jalan utama untuk memberikan tepuk tangan dan dukungan kepada para pemain.

Haaland Tinggalkan Perayaan Lebih Awal

Perayaan mencapai puncaknya ketika skuad Norwegia melakukan tradisi Viking row bersama para pendukung.

Baca Juga: Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026

Putra Mahkota Haakon turut memeriahkan momen tersebut dengan memainkan drum di hadapan para pemain dan suporter.

Suasana penuh kebanggaan itu menjadi simbol apresiasi masyarakat terhadap pencapaian terbaik tim nasional di ajang Piala Dunia.

Namun, Erling Haaland tidak mengikuti rangkaian akhir perayaan di Oslo.

Penyerang Manchester City itu meninggalkan rombongan lebih awal sehingga tidak ikut dalam tradisi penutup di tangga istana bersama rekan-rekannya.

Pelatih Stale Solbakken menjelaskan bahwa Haaland dan Sander Berge harus meninggalkan acara lebih cepat karena perubahan jadwal perjalanan dari Amerika Serikat.

"Erling dan Sander Berge harus mengejar penerbangan mereka karena perjalanan kami dari Amerika Serikat tertunda empat jam," kata Solbakken.

Load More