Bola / Bola Dunia
Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35 WIB
Pertandingan antara Timnas Inggris melawan Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Baca 10 detik
  • Iker Casillas mengkritik taktik defensif Thomas Tuchel yang menyebabkan Timnas Inggris kalah dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026.
  • Strategi bertahan total Tuchel membuat Inggris kehilangan kendali lini tengah dan membiarkan Argentina mencetak dua gol kemenangan.
  • Kegagalan taktis tersebut memaksa Inggris menjalani laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis di Hard Rock Stadium, Miami.

Suara.com - Legenda sepak bola Spanyol, Iker Casillas, melontarkan kritik pedas terhadap taktik Thomas Tuchel yang dinilainya membuat Timnas Inggris tampil seperti pengecut saat disingkirkan Argentina di semifinal Piala Dunia 2026.

The Three Lions tersingkir setelah kebobolan dua gol di menit-menit akhir. Casillas menilai strategi bertahan total yang diterapkan Tuchel justru memudahkan Argentina membalikkan keadaan.

Menurut mantan kapten Real Madrid dan Timnas Spanyol itu, pendekatan defensif Inggris menjadi penyebab utama gagalnya mereka melangkah ke partai puncak.

"Cetak gol lalu bertahan. Pendekatan pengecut. Mereka tidak keluar dari kotak penalti mereka sendiri dan membiarkan Argentina lebih leluasa menyerang. Hasil logisnya pun terjadi," tulis Casillas melalui akun X miliknya.

Strategi Bertahan Tuchel Jadi Sorotan

Penjaga gawang tim nasional Spanyol dan FC Porto, Iker Casillas [AFP/Mehdi Fedouach]

Casillas menilai Inggris tidak layak melaju ke final karena memilih bermain terlalu defensif setelah unggul lebih dulu.

Inggris sempat memimpin lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-55. Namun, sejak menit ke-72 Tuchel mengubah pendekatan permainan dengan menarik Gordon dan memasukkan bek tengah Ezri Konsa.

Ia kemudian menambah pemain bertahan seperti Nico O'Reilly dan Dan Burn demi mempertahankan keunggulan.

Keputusan tersebut mengubah pola permainan Inggris dari formasi 4-2-3-1 menjadi 5-4-1 yang sangat pasif.

Baca Juga: Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia

Alih-alih meredam serangan Argentina, strategi itu justru membuat The Three Lions terus ditekan.

Setelah Declan Rice ditarik keluar, lini tengah Inggris kehilangan keseimbangan. Lionel Messi pun mendapat ruang lebih luas untuk mengatur serangan.

Hasilnya, Messi mencatatkan dua assist yang berujung pada gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez.

Scaloni Lebih Berani Ambil Risiko

Berbeda dengan Tuchel, pelatih Argentina Lionel Scaloni justru memilih pendekatan agresif saat timnya tertinggal.

Scaloni melakukan lima pergantian pemain, termasuk memasukkan Nico Gonzalez untuk menggantikan Leandro Paredes demi menambah daya serang.

Load More