- Didier Deschamps mengakui Prancis maupun Inggris sama-sama tidak ingin memainkan laga perebutan tempat ketiga, tetapi tetap menuntut anak asuhnya tampil profesional demi meraih medali perunggu.
- Ibrahima Konate menegaskan seluruh pemain Les Bleus bertekad memenangkan pertandingan sebagai kado perpisahan untuk Didier Deschamps yang akan menjalani laga terakhirnya sebagai pelatih Timnas Prancis.
- Kylian Mbappe masih berpeluang tampil dan melanjutkan persaingan dengan Lionel Messi dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026, meski statusnya sebagai starter belum dipastikan.
"Tidak ada dari kami yang ingin bertanding untuk tempat ketiga ini, tetapi kami tidak punya pilihan," ujar Konate.
"Kami ingin membalas budi pelatih kami. Dia telah berbuat begitu banyak untuk tim nasional Prancis."
Konate menegaskan seluruh pemain akan berjuang membawa pulang medali perunggu.
"Kami harus melakukan semua yang kami bisa untuk memenangkan pertandingan ini demi mendapatkan medali perunggu."
Mbappe Masih Jadi Tanda Tanya
Deschamps dipastikan melakukan rotasi karena sejumlah pemain mengalami cedera dan kelelahan setelah menjalani turnamen yang panjang.
Sementara itu, status Kylian Mbappe sebagai starter masih belum dipastikan.
"Dia tersedia untuk dimainkan, hanya itu yang bisa saya katakan," ujar Deschamps saat ditanya mengenai kondisi sang kapten.
Mbappe saat ini mengoleksi delapan gol dan masih bersaing dengan Lionel Messi di puncak daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
Penutup Era Didier Deschamps
Didier Deschamps menangani Timnas Prancis sejak 2012 dan mempersembahkan gelar Piala Dunia 2018 serta membawa Les Bleus menjadi finalis pada edisi 2022.
Perjalanan Prancis di Piala Dunia 2026 terhenti di semifinal setelah kalah 0-2 dari Spanyol, sekaligus menjadi kekalahan ketiga beruntun dari La Roja di fase gugur turnamen mayor.
Laga melawan Inggris di Miami pun menjadi penanda berakhirnya salah satu era paling sukses dalam sejarah Timnas Prancis di bawah kepemimpinan Didier Deschamps.
Berita Terkait
-
Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
-
Deschamps Tegaskan Prancis Tak Akan Main-main Hadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia
-
Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta
-
Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra