- Timnas Indonesia melawan Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK pada 5 Oktober 2026.
- Indonesia dan Thailand pernah melakukan gol bunuh diri kontroversial untuk menghindari Vietnam pada Piala Tiger 1998.
- FIFA menjatuhkan sanksi seumur hidup kepada Mursyid Effendi serta denda akibat insiden sepak bola gajah tahun 1998.
Yang membuat kejadian itu menjadi kontroversial bukan sekadar gol bunuh diri.
Gol Mursyid dinilai dilakukan dengan sengaja demi menghindari pertemuan dengan Vietnam di semifinal.
Catatan RSSSF juga menyebut Indonesia sengaja mencetak gol bunuh diri pada menit-menit akhir.
Ironisnya, pemain Thailand justru disebut berusaha mencegah bola masuk ke gawang mereka.
Timnas Indonesia Takut dengan Vietnam
Di balik insiden tersebut terdapat kalkulasi posisi untuk babak semifinal.
Indonesia dan Thailand sama-sama telah memastikan tempat di empat besar sehingga pertandingan terakhir Grup A bukan lagi soal lolos atau tidak lolos.
Persoalannya adalah siapa yang menjadi juara grup dan siapa yang menjadi runner-up.
Vietnam yang ketika itu dipandang sebagai lawan yang lebih sulit menjadi tim yang ingin dihindari.
Hasil 3-2 membuat Thailand mengakhiri Grup A di posisi pertama dengan tujuh poin. Indonesia berada di peringkat kedua dengan enam poin.
Namun, perhitungan tersebut justru menjadi bumerang bagi kedua tim.
Di semifinal pada 3 September 1998, Indonesia menghadapi Singapura. Skuad Garuda akhirnya kalah 1-2 dan gagal melaju ke final.
Mirobaldo Bento mencetak satu-satunya gol Indonesia. Sementara itu, Singapura membobol gawang Indonesia melalui Rafi Ali dan Nazri Nasir.
Pada semifinal lainnya, Thailand justru berhadapan dengan Vietnam. Hasilnya di luar dugaan karena Thailand dihancurkan Vietnam dengan skor telak 0-3.
Mursyid Effendi Dihukum FIFA, Azwar Anas Mundur
Gol bunuh diri Mursyid Effendi benear-benar mencoreng sepak bola Indonesia saat itu.
FIFA kemudian menjatuhkan hukuman larangan bermain di level internasional seumur hidup kepada Mursyid.
Timnas Indonesia dan Thailand juga masing-masing dikenai denda sebesar 40 ribu dolar AS.
Kontroversi Piala Tiger 1998 tidak berhenti pada Mursyid Effendi. Ketua Umum PSSI saat itu, Azwar Anas.
Tekanan terhadap PSSI semakin besar. Azwar Anas kemudian mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PSSI.
Skuat Timnas Indonesia di Sepak Bola Gajah 1998
Starting XI Indonesia: Hendro Kartiko, Mursyid Effendi, Nur’alim, Hartono, Kuncoro, Alexander Pulalo, Bima Sakti, Uston Nawawi, Yusuf Ekodono, Widodo Cahyono Putro, dan Imam Riyadi.
Pemain pengganti yang tampil: Aji Santoso dan Mirobaldo Bento.