-
Remaja Bogor tewas dibacok usai menonton laga Persib Bandung di Stadion Pakansari.
-
Korban merupakan pelajar kelas sepuluh yang tewas akibat dugaan bentrokan suporter.
-
Pemerintah Kabupaten Bogor menanggung seluruh biaya pemulangan hingga pemakaman korban.
Suara.com - Laga Garudayaksa FC melawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/10/2026), berakhir dengan kemenangan Maung Bandung. Namun, di balik hasil 2-1 tersebut, muncul kabar duka setelah seorang remaja asal Kabupaten Bogor ditemukan tewas di pinggir jalan.
Remaja asal Kampung Duku, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, itu diduga menjadi korban pembacokan setelah menonton pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung.
Persib meraih kemenangan 2-1 lewat gol Mariano Peralta dan Adam Alis. Pertandingan tersebut juga dihadiri puluhan ribu pendukung Maung Bandung.
Kapolsek Tamansari, Kabupaten Bogor, Iptu Eka Duta Beliawan, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyebut korban dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (25/10/2026) malam.
"Korban kemudian meninggalkan stadion sekitar pukul 22.00 WIB Minggu 25 Oktober 2026 malam," kata Eka kepada wartawan, Senin (26/10/2026).
Menurut informasi yang dihimpun, insiden tersebut diduga berawal dari bentrokan kelompok suporter. Bentrokan itu disebut berujung pada pembacokan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
"Iya, korban meninggal tersebut duduk di kelas 10 SMK 2 Grafika Dasa Semesta, dan dimakamkan di kawasan Sukamantri, Tamansari," jelas Eka.
Korban diketahui masih duduk di kelas X SMK 2 Grafika Dasa Semesta. Jenazahnya dimakamkan di kawasan Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan akan menanggung biaya pemulangan dan pemakaman korban. Hal tersebut disampaikan Bupati Bogor Rudy Susmanto.
"Kami, Pemkab Bogor mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian tersebut," ujar Rudy dalam keterangannya, Senin, (26-10-2026).
"Semua biaya ditanggung Pemkab Bogor, juga termasuk ambulans dan segala macamnya gratis," imbuh Rudy.