Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama dengan Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah yang berada di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar program Pendampingan New Desa BRILiaN Batch 2.
SEVP Ultra Micro BRI Muhammad Candra Utama dalam keterangan tertulisnya pada hari ini, menyatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat desa dalam berbagai aspek, mulai dari perencanaan pembangunan hingga inovasi teknologi.
"BRI hadir dengan visi yang lebih luas, tidak hanya mendorong pembangunan fisik desa tetapi juga berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola desa yang lebih baik," katanya.
Ia menjelaskan bahwa dalam pendampingan tersebut dilakukan berbagai kegiatan seperti workshop, diskusi kelompok, praktik lapangan, hingga observasi langsung. Pendampingan ini juga memberi ruang bagi masyarakat desa untuk menyerap dan menerapkan pengetahuan baru yang relevan dengan kebutuhan mereka.
"Salah satu daya tarik dari program ini adalah pendekatan kolaboratif yang diterapkan. BRI bersama Tim Pendamping dari Puslitdesbangda UNS tidak hanya hadir sebagai fasilitator tetapi juga bekerja langsung bersama perangkat desa dan masyarakat untuk menciptakan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan," katanya.
Ia mengatakan fokus pendampingan meliputi perencanaan pembangunan desa melalui RPJMDes dan APBDes yang lebih terstruktur, pengelolaan keuangan desa yang akuntabel, digitalisasi dan inovasi untuk mempercepat perkembangan desa, serta penguatan unit usaha BUMDes agar lebih kompetitif dan produktif.
Menurut dia, dilakukan juga pendekatan berbasis teknologi, di mana desa-desa diarahkan untuk mulai memanfaatkan platform digital dalam pengelolaan data dan aktivitas ekonomi mereka.
Sementara itu, pendampingan langsung diberikan kepada 15 desa terbaik yang terpilih. Untuk pendampingan dilakukan secara intensif selama lima hari di setiap desa.
"Tujuannya memberikan kesempatan bagi desa-desa untuk lebih fokus dalam menggali potensi dan mengembangkan program-program unggulan mereka," katanya.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan di kloter pertama berlangsung pada 1-7 September 2024 di delapan desa, yaitu Desa Girimulya Kabupaten Majalengka Jawa Barat, Desa Hendrosari Gresik Jawa Timur, Desa Turi Lamongan Jawa Timur, Desa Kedisan Bangli Bali, Desa Girimulyo Ngawi Jawa Timur, Desa Sukorejo Sragen Jawa Tengah, Desa Banyuanyar Boyolali Jawa Tengah, dan Desa Bojongkulur Bogor Jawa Barat.
Sedangkan pelaksanaan kloter kedua berlangsung pada 8-14 September 2024, dengan desa sasaran Desa Rasau Jaya Satu Kalimantan Barat, Pajambon Jawa Barat, Sumberejo Jawa Timur, Manemeng Nusa Tenggara Barat, Benyom Jaya 1 Jayapura, dan Bakung Jawa Tengah. Terakhir pelaksanaan kloter 3 dilakukan pada Desa Melaya Kabupaten Tabanan Bali.
"Diharapkan kegiatan ini menghasilkan desa-desa yang tidak hanya unggul secara administrasi dan infrastruktur tetapi juga memiliki jiwa inovatif, kolaboratif, dan mampu menjadi role model bagi desa-desa lainnya di Indonesia. Program Desa BRILiaN ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan desa tidak hanya sebatas pada pembangunan fisik tetapi juga pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
BRI Bantul Salurkan KUR hingga Rp1,25 Triliun per Mei 2026, Dorong Kemajuan UMKM dan Ekonomi Daerah
-
BRI RO Yogyakarta Salurkan KUR Rp10,3 Triliun per Mei 2026, 250 Ribu UMKM Terima Manfaat
-
Penyaluran KUR Tembus Rp2,3 Triliun, BRI Klaten Perkuat UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah
-
Upgrade Kartu BRI Debit Sekarang: Transaksi Lebih Cepat, Dapat Cashback Langsung!
-
Promo dan Hadiah Eksklusif BRI di Jogja Financial Festival 2026
-
Dapatkan Diskon Paket Data Tri Lewat BRImo, Begini Caranya!
-
BRI Luncurkan Fitur QRIS Alipay Dinamis di Mesin EDC, Ini Cara Transaksinya
-
Harga Mobil Listrik Tetap Murah Meski Ada Kebijakan Baru? Begini Kata BRI Finance
-
Cetak Ekonomi Berkelanjutan, BRI Fokus Berdayakan UMKM di Seluruh Pelosok
-
Tembus Rp4 Triliun! BRI Banjarmasin Jadi Motor Penggerak UMKM di Kalimantan