Suara.com - Sambut tahun baru, Roji Ramen menawarkan berbagai promo menarik khusus nasabah BRI. Promo khusus di bulan Desember ini berlangsung dari 1 Desember hingga 31 Desember 2024 dan mencakup berbagai penawaran seperti Free Voucher Kopi Konnichiwa Lunch Combo, Monday Add on Rp25.000, Two for Tuesday (Buy 2 Get 1 Free), Thursday Vaganza, Happy Lunch, Share & Get Free Topping, serta Roji Ultimate.
Promo Double Dates akan berlaku dari tanggal 11 hingga 31 Desember 2024. Promo Mother's Day akan berlangsung pada tanggal 22 Desember. Selain itu, promo Celebrate Christmas & New Year akan berlaku dari tanggal 25 hingga 31 Desember 2024.
Selain promo-promo tersebut, Roji Ramen juga mengadakan promo spesial bekerja sama dengan Bank BRI berupa cashback. Promo cashback Roji Ramen x BRI ini berlaku mulai dari 6 Desember 2024 hingga 28 Februari 2025. Berikut adalah syarat dan ketentuan yang berlaku:
- Transaksi minimal sebesar Rp150 ribu.
- Cashback hanya diberikan kepada pengguna BRImo yang membayar menggunakan QRIS di EDC BRI di semua outlet Roji Ramen.
- Promo cashback berlaku setiap hari selama periode promo dari 6 Desember 2024 hingga 28 Februari 2025.
- Promo hanya berlaku untuk satu transaksi per pengguna per bulan.
- Cashback akan diterima dalam waktu maksimal 1x24 jam langsung ke rekening nasabah BRImo.
Jika Anda tidak menerima cashback setelah melakukan pembayaran, berarti kuota belanja Anda untuk menikmati Roji Ramen sudah habis.
Sebagai informasi, Roji Ramen adalah produk makanan dari Konnichiwa Group. Menjelang tahun baru di bulan Desember, Roji Ramen menghadirkan promo spesial. Untuk informasi lebih lanjut mengenai syarat dan ketentuan promo spesial bersama BRI, simak artikel ini.
Konnichiwa Group adalah perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman, dengan tiga merek yang dimiliki, yaitu Kopi Konnichiwa, Tokyo Gorilla, dan Roji Ramen. Perusahaan ini berkomitmen untuk terus berkembang dalam sektor makanan dan minuman serta memahami kebutuhan dan kepuasan pelanggan terhadap produk yang mereka tawarkan. Setiap merek Konnichiwa Group dikenal memiliki desain dan kemasan yang unik.
Gerai Konnichiwa Group tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Medan, Batam, Pekanbaru, Balikpapan, Banjarmasin, Palembang, Makassar, Manado, Bali, dan Pontianak.
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: Alasan Arema FC Pulang Pakai Rantis, Padahal Berangkat Pakai Bus
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit