Suara.com - Ketua Panitia Pelaksana Persebaya Surabaya, Ram Surahman, buka suara mengenai kepulangan Arema FC yang menggunakan kendaraan taktis (rantis) setelah pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Saat datang ke stadion, Arema FC hadir menggunakan bus. Namun, ketika pulang, mereka naik rantiss. Ram Surahman mengaku bahwa itu merupakan kewenangan dari pihak kepolisian.
"Itu semua kewenangan dari pihak kepolisian, tadi kami juga sudah berusaha berbicara lewat security officer Persebaya Alex Tualeka untuk membujuk kepolisian agar tetap menggunakan bus seperti saat berangkat tadi, tetapi katanya sudah sesuai standar," kata Ram setelah pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu malam.
Menurut Ram, saat pertandingan antara Persebaya lawan Arema FC hingga selesai tidak ada kejadian yang perlu dikhawatirkan karena masih kondusif.
"Alhamdulillah tadi pertandingan juga berjalan baik, semuanya masih kondusif tidak ada kejadian yang tidak diinginkan. Dengan alasan itu kami minta kepolisian untuk tim Arema FC tetap naik bus saat pulang," katanya.
Pada pertandingan itu, Persebaya berhasil meraih kemenangan dengan skor dramatis 3-2, sekaligus memantapkan posisi di puncak klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025.
Berita Terkait
-
Persib Ingin Boyong Jebolan Akademi Arsenal, Bojan: Tergantung Budget
-
Preview Persis vs Persib, Bojan Hodak Bakal Rotasi Pemain
-
Persib 11 Laga Tanpa Kalah, Bojan Hodak: Mungkin Itu karena...
-
Kalah Dramatis dari Persebaya, Pelatih Arema FC: Seharusnya Milik Kami..
-
Drama Gol Pengujung Laga: Bali United Lega, PSM Makassar Merana
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo