Suara.com - SIBA Rajut, sebuah sentra industri kerajinan rajut yang beranggotakan ibu-ibu rumah tangga binaan PT Bukit Asam Tbk (PTBA), telah berhasil mengubah hobi menjadi sumber pendapatan dengan dukungan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Berawal dari pelatihan merajut tas belanja yang diadakan PTBA pada tahun 2018, para peserta pelatihan kemudian sepakat untuk membentuk SIBA Rajut sebagai wadah untuk berkumpul, menyalurkan hobi, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
SIBA Rajut, yang berlokasi di sekitar wilayah operasi PTBA, kini beranggotakan 15 ibu rumah tangga. Kelompok ini telah mengembangkan berbagai produk kerajinan rajut, termasuk benang ombre yang menjadi andalan mereka. Produk-produk tersebut dipasarkan secara langsung maupun online, melalui platform seperti Facebook, Instagram, dan PaDi UMKM. PTBA juga aktif mempromosikan SIBA Rajut dengan mengikutsertakan mereka dalam berbagai pameran.
"Kami para ibu rumah tangga yang tadinya ngerumpi enggak ada hasilnya, sekarang ada hasilnya. Hobi tersalurkan," kata Ketua SIBA Rajut Villy Villya dalam keterangan di Jakarta, Selasa lalu.
PTBA memberikan dukungan yang signifikan bagi perkembangan SIBA Rajut, termasuk permodalan, pesanan kerajinan, dan pelatihan. Selain itu, PTBA juga berupaya memfasilitasi akses keuangan bagi UMK melalui kerjasama dengan BRI.
Melalui kerjasama ini, UMK binaan PTBA, termasuk SIBA Rajut, diharapkan dapat memperoleh akses yang lebih mudah terhadap produk dan layanan perbankan, seperti pinjaman modal usaha dengan bunga yang ringan, serta pelatihan literasi keuangan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan.
Langkah ini sejalan dengan komitmen BRI untuk mendukung pertumbuhan UMK sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Sinergi antara PTBA dan BRI ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi pengembangan UMK dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi PTBA.
Dengan adanya dukungan yang komprehensif, SIBA Rajut terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi para anggotanya.
Baca Juga: Ingin Raup Cuan Saat Ramadan, UMKM Wajib Tahu Trend Jualan di TikTok Ini
Berita Terkait
-
Terungkap Sudah, BRI Cetak Laba Rp60,64 Triliun Pada Tahun 2024
-
Belanja Pakai Kartu Kredit BRI di Alfamidi, Dapatkan Gulaku 1 Kg GRATIS!
-
Kampung Madani PNM Hadir di Desa Tanjung Bunut, Warga Intens Dibina Usaha Olahan Nanas
-
Ingin Raup Cuan Saat Ramadan, UMKM Wajib Tahu Trend Jualan di TikTok Ini
-
Cara Ganti Nomor HP di BRImo, Ternyata Sangat Mudah!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen
-
3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974
-
Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel