Suara.com - Terkadang, kita maju – mundur dalam keputusan membeli rumah secara KPR. Alasan klasiknya takut gaji tak cukup digunakan untuk mencicil. Jika Anda terjebak dalam situasi demikian, fitur cek simulasi KPR dari BRI bisa dimanfaatkan sebagai estimasi menghitung biaya cicilan.
Cek simulasi KPR BRI bisa diakses melalui laman https://bri.co.id/simulasi-kpr Di laman tersebut Anda bisa memasukkan data jumlah pinjaman serta jangka waktu pinjaman. BRI memberlakukan suku bunga efektif 5 persen dalam simulasi tersebut. Setelah semua data terisi, klik Hitung. Selanjutnya akan keluar estimasi angsuran per bulan.
Sebagai contoh, jika memasukkan jumlah pinjaman Rp450 juta dengan jangka waktu 20 tahun dan suku bunga efektif 5 persen, maka berdasarkan perhitungan estimasi angsuran adalah Rp2,969,800 per bulan.
Fitur ini bakal membantu Anda untuk menilai diri terkait kemampuan membayar cicilan apabila memutuskan mengambil KPR. Sekaligus bisa memperkirakan harga rumah yang mampu dibeli.
Kalau masih pusing juga dengan keputusan membeli rumah ini, BRI tetap memiliki solusinya. Bank pelat merah ini menyediakan layanan KPR dengan suku bunga khusus dan suku bunga berjenjang. Bunga ringan hanya mulai 2,50 persen. KPR dengan suku bunga ini khusus untuk pembelian properti baru (primary) dari Developer Tier 1 PKS BRI dengan suku bunga yang berlaku sebagai berikut:
FIXED & FLOATING
- 2,50% fixed 3 tahun lalu counter rate, minimum tenor 15 tahun
- 2,75% fixed 1 tahun lalu counter rate, minimum tenor 3 tahun
- 3,75% fixed 3 tahun lalu counter rate, minimum tenor 10 tahun
Baca Juga: Cara Membuat Laporan Usaha Ternak untuk Pengajuan KUR BRI
- 6,75% fixed 3 tahun lalu counter rate, minimum tenor 5 tahun
- 3,75% fixed 5 tahun lalu counter rate, minimum tenor 15 tahun
- 4,75% fixed 5 tahun lalu counter rate, minimum tenor 12 tahun
- 5,75% fixed 5 tahun lalu counter rate, minimum tenor 10 tahun
Suku Bunga KPR Berjenjang
Jangka Waktu 10 Tahun
Berita Terkait
-
Hasil Seri Kontra Arema FC Bikin Bangga Persebaya, Ini Penyebabnya
-
Kisah Sukses UMKM "Bali Nature" yang Go Internasional Setelah Mendapat Sentuhan Pemberdayaan BRI
-
Hasil BRI Liga 1: Penalti Bruno Moreira Buyarkan Kemenangan Arema FC
-
3 Pemain yang Diprediksi Jadi Rebutan Jika Klubnya Degradasi dari BRI Liga 1 2024/2025
-
Ubah Nomor Akun BRImo Tanpa Perlu ke Kantor Bank, Ini Caranya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga