- PT BRI menyelenggarakan program Mudik Gratis BUMN 2026 guna memfasilitasi perayaan Idul Fitri masyarakat.
- Total 175 unit bus disediakan untuk rute utama Jawa dan Sumatera Barat, termasuk tambahan untuk Padang.
- Fasilitas gratis ini bertujuan meringankan biaya pemudik, mendukung ketenangan perjalanan, dan menggerakkan ekonomi desa.
Suara.com - Lebaran selalu menjadi simbol kemenangan dan momen sakral untuk merajut kembali silaturahmi di kampung halaman.
Memahami kerinduan mendalam masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan kemudahan melalui program Mudik Gratis BUMN 2026.
Tahun ini, BRI tidak hanya sekadar menyediakan tumpangan, tetapi juga membawa misi menebar harapan.
Sebanyak 175 unit bus dikerahkan untuk membantu masyarakat, terutama mereka yang ingin pulang ke wilayah Jawa dan Sumatera Barat, agar dapat merayakan Idul Fitri tanpa terbebani biaya transportasi yang kerap melonjak menjelang hari raya.
BRI tahun ini menyediakan berbagai kemudahan untuk masyarakat seperti ketersediaan armada bus yang nyaman agar kondisi fisik tetap terjaga selama perjalanan jauh.
Selain itu juga bagi kota-kota besar di Jawa seperti Yogyakarta dan Surabaya, BRI memberikan perhatian khusus bagi perantau asal Padang dengan menyediakan 75 unit bus tambahan.
Program ini mempertegas peran BRI sebagai mitra terpercaya masyarakat dalam setiap momen penting kehidupan.
"Kami ingin menjadi bagian dari kebahagiaan masyarakat dalam merayakan kemenangan. Program ini dirancang agar pemudik bisa sampai di tujuan dengan perasaan tenang dan nyaman," ujar Corporate Secretary BRI, Dhanny.
Penyediaan transportasi gratis ini menjadi bukti nyata bahwa BUMN hadir secara langsung di tengah masyarakat untuk memberikan solusi sosial.
Baca Juga: Limit Setor Tunai BRI Lewat Mesin ATM untuk Semua Jenis Tabungan
Dengan fasilitas ini, para pemudik dapat mengalokasikan biaya perjalanan mereka untuk kebutuhan lain di kampung halaman, sehingga roda ekonomi di desa-desa pun turut bergerak positif selama periode Lebaran 2026.
Berita Terkait
-
Kapolri Wanti-wanti Lonjakan Pemudik, 143,9 Juta Orang Diprediksi Bergerak Saat Lebaran
-
Kakorlantas Ingatkan Pemudik: Mudik Itu Rindu, Jangan Terburu-buru!
-
Cara Mengajukan Pinjaman Modal Usaha KUR BRI Rp50 Juta Tahun 2026
-
Tak Kebagian PINTAR BI? Tukar Uang di Kantor Cabang BRI Aja
-
Limit Setor Tunai BRI Lewat Mesin ATM untuk Semua Jenis Tabungan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
BGN Bersih-Bersih Pegawai Bermasalah, Ada yang Diduga Ngentit Duit MBG hingga Terlibat Judol
-
Katy Perry Protes ke Gedung Putih, Lagu Firework Jadi Backsound Video Serangan Amerika ke Iran
-
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
Tak Lagi Diisolasi, Febrie Adriansyah Mulai Jalani Hari-hari Bersama Tahanan KPK
-
Pasca Ledakan Bom, 20 Ribu Polisi Jaga Lokasi Pidato Kenegaraan Presiden Filipina
-
Rilis 24 Agustus! NCT 127 Siap Comeback dengan Full Album Terbaru, BLINGY
-
KPK Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Diistimewakan, Kini Gabung dengan Tahanan Lain
-
Ekonom Coret Thomas Djiwandono dari Bursa Gubernur BI, Dinilai Tak Penuhi Kriteria
-
Menyelimuti 55 Juta Ton Sampah dengan Geomembrane: Solusi Darurat atau Bom Waktu Berbahaya?