- Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menekankan peran media penting mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
- Keberhasilan Operasi Ketupat memerlukan sinergi media dalam menyebarkan informasi lalu lintas dan rekayasa jalan.
- Polri menggunakan teknologi berbasis data untuk menghitung volume kendaraan dan menerapkan rekayasa seperti *contra flow* atau *one way*.
Suara.com - Kepala Korps Lalu Lintas atau Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelepasan tim liputan mudik di Pulogadung, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Dalam sambutannya, Agus menyampaikan apresiasi kepada tim media yang selama ini menjadi mitra Polri dalam menyebarkan informasi arus lalu lintas hingga skema rekayasa yang diterapkan selama musim mudik.
Setiap tahun, jutaan masyarakat Indonesia menurut Agus bergerak dari berbagai kota menuju kampung halaman. Fenomena arus besar ini, kata dia, membuat pesan dalam lagu “Ayo Mudik Ojo Kesusu” menjadi sangat relevan untuk diingat oleh para pemudik.
"Kunci keberhasilan Operasi Ketupat ialah sinergi dan kolaborasi, namun ada satu mitra yang tidak kalah penting perannya yaitu Media. Media bukan hanya melaporkan perjalanan mudik, namun media membantu menjaga keselamatan perjalanan masyarakat," ujar Agus.
Ia menjelaskan, melalui informasi yang cepat dan akurat, masyarakat dapat mengetahui kondisi jalan, titik kepadatan, lokasi rest area hingga jalur alternatif yang dapat digunakan selama perjalanan.
Menurutnya, pengelolaan arus lalu lintas saat mudik kini juga didukung teknologi berbasis data, termasuk penghitungan volume kendaraan.
"Kami bekerja bukan prediksi, tapi kita bekerja pada teknologi. Jadi kita menghitung traffic countingnya seperti apa, rationya seperti apa. Kalau memang terjadi bangkitan arus tinggi nanti akan kita lakukan pola-pola penjagaan seperti contra flow hingga one way," tuturnya.
Ia pun mengajak media untuk ikut menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
"Karena itu saya mengajak rekan-rekan media menjadi bagian dari gerakan keselamatan nasional. Sampaikan kepada masyarakat satu pesan sederhana, Mudik itu rindu. Tapi jangan terburu-buru," katanya.
Baca Juga: Pendaftaran Balik Gratis 2026 Kabupaten Ngawi Dibuka Hari Ini, Cek Caranya di Sini!
Agus mengatakan mudik bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum melepas kerinduan dengan keluarga di kampung halaman. Karena itu, negara hadir memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman hingga tiba di tujuan.
"Mudik dan balik itu perjalanan rindu, rindu ke kampung halaman dan rindu dengan keluarga," tuturnya.
"Bukan hanya kehadiran negara di lapangan, tapi memastikan bahwa negara dan stakeholder Polri untuk meyakinkan bahwa masyarakat yang berangkat menuju mudik harus aman dalam perjalanan, nyaman dalam perjalanan sampai tujuan aman, sampai tujuan ketemu keluarganya harus bahagia," imbuhnya.
Sebagai informasi, acara pelepasan tersebut juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono serta Direktur Hubungan dan Kelembagaan Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana.
Berita Terkait
-
Diskon Tol Pilih Kasih: Ketika PNS Senyum, Anak Swasta Gigit Jari
-
Tips Mudik Lebaran 2026 Tetap Nyaman Pakai Mobil Listrik Changan Lumin
-
Aplikasi Travoy untuk Apa? Rahasia Mudik Lebaran 2026 Bebas Macet dan Nyaman di Tol
-
Pendaftaran Balik Gratis 2026 Kabupaten Ngawi Dibuka Hari Ini, Cek Caranya di Sini!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!
-
Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor