Bri / News
Senin, 16 Maret 2026 | 13:27 WIB
Ilustrasi penipuan online (Freepik/user2846165)
Baca 10 detik
  • BRI memperkuat sistem keamanan layanan digital untuk menghadapi kejahatan siber yang semakin canggih dan dinamis.
  • Nasabah wajib segera memutus koneksi, menghapus aplikasi, dan mengganti kredensial jika terlanjur instal file mencurigakan.
  • Kolaborasi nasabah waspada melalui pelaporan segera ke Contact BRI 1500017 sangat penting untuk keamanan digital.

Suara.com - Kejahatan digital terus berkembang dengan pola yang semakin canggih. Menanggapi hal ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat kapabilitas sistem keamanan layanan digitalnya.

Namun, BRI juga menekankan pentingnya respons cepat dari nasabah jika tidak sengaja terjebak dalam jebakan phishing atau instalasi file .APK palsu.

Saladin Dharma Nugraha Effendi, Direktur Information Technology BRI, memaparkan langkah-langkah darurat yang harus segera diambil nasabah jika terlanjur menginstal file mencurigakan:

  1. Putuskan Koneksi: Segera matikan data seluler dan Wi-Fi untuk menghentikan pengiriman data ke peretas.
  2. Hapus Aplikasi: Uninstall aplikasi asing yang terpasang secara manual.
  3. Ganti Kredensial: Ubah username, PIN, dan kata sandi akun BRImo serta email yang terhubung.
  4. Reset Perangkat: Lakukan reset setelan pabrik (factory reset) untuk memastikan perangkat benar-benar bersih dari kendali pihak luar.

"Kami secara berkelanjutan menyempurnakan sistem pengamanan agar tetap adaptif terhadap ancaman yang dinamis. Keamanan nasabah adalah prioritas konsisten kami," tegas Saladin.

Nasabah juga diimbau untuk segera menghubungi Contact BRI di 1500017 jika menemukan aktivitas transaksi yang janggal.

Kolaborasi aktif antara nasabah yang waspada dan teknologi perbankan yang kokoh diharapkan dapat menciptakan ekosistem keuangan digital yang lebih aman.

Sebagai tips tambahan, nasabah juga perlu melakukan pemblokiran nomor pengirim apabila pesan terindikasi penipuan, dan jika ditemukan aktivitas mencurigakan dapat segera menghubungi Contact BRI 1500017.

"BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman," pungkas Saladin. 

Baca Juga: Wujudkan Ekonomi Hijau, Portofolio Green Loans BRI Tembus Rp93,2 Triliun

Load More