- PT BRI akan mengadakan RUPST pada 10 April 2026 untuk membahas agenda utama, termasuk penetapan dividen tahun buku 2025.
- Laba bersih BRI tahun 2025 tercatat Rp57,13 triliun, dan rasio dividen berpotensi meningkat karena CAR sangat kokoh.
- RUPST juga akan membahas perubahan Anggaran Dasar terkait pengalihan saham Seri B dari Danantara kepada BP BUMN.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) secara resmi mengumumkan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada Jumat, 10 April 2026.
Dalam pertemuan penting bagi para investor ini, emiten perbankan pelat merah tersebut akan mengusung tujuh agenda utama, dengan fokus paling dinanti berupa penetapan pembagian dividen dari laba bersih tahun buku 2025.
Sepanjang tahun 2025, bank yang dikenal fokus pada segmen UMKM ini berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp57,13 triliun.
Meskipun angka ini mengalami koreksi tipis sebesar 5,26% dibandingkan perolehan tahun 2024 yang mencapai Rp60,30 triliun, sinyal positif justru datang dari manajemen puncak perusahaan.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengisyaratkan bahwa rasio pembagian dividen tahun ini berpotensi lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.
Optimisme ini didasari oleh struktur permodalan BRI yang sangat kokoh, tercermin dari Capital Adequacy Ratio (CAR) yang menyentuh angka 23,52%, jauh melampaui ambang batas regulasi.
Sebagai pengingat bagi pemegang saham:
BRI telah menyetorkan dividen interim sebesar Rp137 per lembar saham (total Rp20,63 triliun) pada 15 Januari 2026.
Pembayaran interim tersebut bersumber dari kinerja laba bersih hingga kuartal III-2025.
Pada tahun buku 2024, total dividen yang ditebar mencapai Rp51,73 triliun atau Rp343,40 per saham.
Restrukturisasi Saham dan Transisi Danantara
Baca Juga: Kantor BRI di Jakarta Selatan yang Buka saat Libur Idulfitri 2026
Selain persoalan laba, RUPST kali ini akan membahas agenda krusial mengenai perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Langkah ini diambil menyusul adanya pengalihan saham Seri B dari PT Danantara Asset Management (Persero) kepada Badan Pengelola (BP) BUMN.
Transformasi kepemilikan ini menandai babak baru koordinasi strategis antara pemerintah sebagai pemegang saham pengendali dengan lembaga pengelola aset negara yang baru.
Tujuh Agenda Utama RUPST BRI 2026
Berikut adalah poin-poin yang akan diputuskan dalam rapat tersebut:
- Laporan Tahunan: Persetujuan laporan tahunan, laporan keuangan konsolidasian, serta pengesahan laporan keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) 2025.
- Laba Bersih: Ketetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025 (termasuk dividen final).
- Remunerasi: Penetapan gaji, tunjangan, dan bonus bagi jajaran Direksi serta Dewan Komisaris.
- Akuntan Publik: Penunjukan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.
- Pendelegasian Kewenangan: Mandat persetujuan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026-2030 dan RKAP 2027.
- Realisasi Dana Obligasi: Laporan penggunaan dana dari Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I dan II.
- Anggaran Dasar: Perubahan struktur anggaran dasar perusahaan sesuai dinamika kepemilikan saham.
Para pemegang saham yang berhak hadir diminta melakukan deklarasi kehadiran paling lambat satu hari sebelum rapat, yakni pada Kamis, 9 April 2026 pukul 12.00 WIB.
Desclaimer: Keputusan akhir mengenai nilai dividen tunai per saham akan sangat bergantung pada hasil pemungutan suara dalam RUPST tersebut. Investor disarankan untuk memantau pengumuman resmi di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia setelah rapat berakhir untuk mengetahui jadwal cum-dividend dan pembayarannya.
Berita Terkait
-
BBRI Lagi Diskon Gede-gedean, Intip Target Harga Sahamnya
-
Jelang Hari Raya, Yuk Manfaatkan Belanja Hemat dengan Promo BRI
-
Dividen BBCA 2026 Lebih Besar dari Tahun Lalu, Bisa Cair saat Lebaran?
-
Sinergi BRI dan TSDC Bali, UMKM Naik Kelas Melalui Digitalisasi dan LinkUMKM
-
Klasemen BRI Super League: Persija Bikin Persib Bandung Tak Nyaman di Puncak
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar
-
Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini
-
Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!
-
PIK2 Jadi Magnet Investor, PANI Bukukan Laba Rp578 Miliar dan Tebar Dividen
-
BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia
-
Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726
-
Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!
-
Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
-
Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram
-
Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia