- Inni Dawet, UMKM dari Jakarta Timur, sukses memodernisasi es dawet tradisional dengan menjaga kualitas bahan baku sejak 2019.
- Inni Dawet memperluas jangkauan pasar melalui inovasi penyajian dan dukungan ekosistem digital LinkUMKM BRI.
- LinkUMKM BRI merupakan platform digital yang membantu UMKM meningkatkan kompetensi melalui pembelajaran dan pendampingan sistematis.
Suara.com - Di tengah gempuran tren minuman modern, daya tarik kuliner tradisional tetap memiliki pangsa pasar yang kuat jika dikelola dengan inovasi yang tepat.
Hal ini dibuktikan oleh Inni Dawet, unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Jakarta Timur yang sukses mengemas es dawet dalam balutan yang lebih modern tanpa menanggalkan autentisitas rasanya.
Inni Dawet mempertahankan penggunaan bahan baku berkualitas seperti santan segar dan gula merah asli. Strategi penyajian yang segar, pilihan topping yang variatif, serta kemasan yang praktis menjadi kunci utama mengapa produk ini tetap digemari, bahkan oleh konsumen yang terbiasa dengan produk-produk kuliner kekinian.
Pemilik Inni Dawet, Rilla Kusuma Dewi, mengisahkan bahwa usahanya berdiri sejak tahun 2019. Ide ini berawal dari keinginan untuk menghadirkan minuman tradisional yang segar dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
Pada masa awal perintisan, operasional dilakukan secara sederhana dengan peralatan terbatas dan hanya mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut.
"Produk utama yang dijual adalah es dawet karena memiliki cita rasa khas Indonesia dan potensi pasar yang luas," ujar Rilla.
Meski sempat menghadapi kendala permodalan dan persaingan ketat, Inni Dawet berhasil membangun loyalitas pelanggan melalui konsistensi rasa dan pelayanan yang ramah.
Kini, jangkauan pasarnya telah meluas melalui partisipasi aktif dalam berbagai pameran, acara komunitas, hingga penjajakan skema business-to-business (B2B).
Akselerasi Bisnis Melalui Ekosistem LinkUMKM BRI
Baca Juga: Mengenal Empat Pilar Utama Kesejahteraan Insan BRILian, Komitmen Investasi dari BRI
Langkah signifikan diambil Rilla untuk memperkuat kapasitas usahanya dengan mengikuti pelatihan di Rumah BUMN. Melalui program tersebut, ia mengenal LinkUMKM BRI, sebuah ekosistem pembelajaran digital yang dirancang untuk membantu pelaku usaha berkembang secara lebih sistematis.
Dalam operasional harian, Inni Dawet mengadopsi layanan perbankan digital seperti QRIS BRI dan rekening usaha khusus. Langkah ini mempermudah proses transaksi serta membuat pencatatan keuangan menjadi lebih terstruktur.
"LinkUMKM sangat membantu, terutama dalam strategi pemasaran digital, pengemasan produk, serta pengelolaan keuangan. Setelah menerapkan ilmu yang didapat, pesanan meningkat dan jangkauan pasar semakin luas. Promosi media sosial menjadi lebih terarah," jelas Rilla.
Keberhasilan Inni Dawet merupakan salah satu representasi dari dampak positif platform LinkUMKM BRI. Hingga akhir tahun 2025, platform ini telah dimanfaatkan oleh 14,98 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kompetensi secara daring.
Platform ini mengintegrasikan enam fitur utama, yakni:
UMKM Smart
Berita Terkait
-
Qlola by BRI Bukukan Volume Transaksi Rp2.141 Triliun Per Februari 2026
-
UMKM Bakpao RoyalKueID: Dari Garasi Rumah, Berkembang dengan Ekosistem Digital BRI
-
BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis
-
Pantau Cicilan Rumah Jadi Lebih Mudah, Begini Cara Cek KPR via BRImo
-
Persib Bandung Agendakan Game Internal Sebelum Hadapi Semen Padang
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Fakta Pahit: Belanda Akui Kemerdekaan Indonesia tapi Ogah Kembalikan Utang Rp500 T
-
Harga Emas Hari Ini di Butik Antam dan Pegadaian, 17 Agustus Kompak Menguat!
-
HUT ke-81 RI, BRI Gelar Promo Belanja Hemat Pakai QRIS BRImo di Indomaret
-
5 Promo Minuman Matcha Spesial 17 Agustus 2026, Cukup Bayar Mulai Rp8 Ribuan
-
Ayahku Dibunuh Massa, Hari Ini Ia Tak Ikut Upacara Kemerdekaan
-
4 Wilayah Riau Masih Dikepung Karhutla, Manggala Agni Dikerahkan
-
Kenapa Pembawa Baki Bendera dan Paskibraka Ditentukan pada Hari H? Ini Alasannya
-
Main, Bertemu Satwa hingga Kulineran, Ini Cara Menikmati Seharian di Enchanting Valley
-
Hanya Gara-gara Rp10 Ribu! Eks Anggota DPRD Diduga Cekik dan Tampar Perempuan di Gym
-
Bukan Diculik, tapi Diamankan: Keluarga Djiauw Kie Siong Luruskan Kisah Rengasdengklok