- Desa Pajambon di Kabupaten Kuningan sukses mengoptimalkan sektor pertanian dan wisata melalui pengembangan klaster usaha yang terintegrasi.
- Strategi pengelolaan BUMDes yang profesional berhasil membawa desa ini masuk dalam jajaran 15 besar program Desa BRILiaN.
- Pemanfaatan komoditas unggulan seperti jambu merah dan kopi meningkatkan daya saing ekonomi serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Di sektor lain, klaster kopi Pajambon yang menghasilkan varietas Arabika, Robusta, dan Tuberika terus berkembang. Dukungan alat produksi serta akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI membantu petani kopi lokal meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka.
Sementara itu, peternakan domba hadir sebagai alternatif pendapatan sekaligus "tabungan hidup" bagi warga desa.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, memberikan apresiasi atas pencapaian Desa Pajambon. Menurutnya, Desa Pajambon adalah bukti nyata bagaimana potensi lokal yang dikelola secara terintegrasi dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang tangguh.
“Desa Pajambon menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat dioptimalkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui Program Desa BRILiaN, BRI tidak hanya menghadirkan pembiayaan, tetapi juga mendorong pendampingan dan penguatan ekosistem usaha secara menyeluruh,” jelas Akhmad.
Hingga saat ini, Program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.200 desa di seluruh Indonesia. Keberhasilan Desa Pajambon diharapkan dapat memotivasi desa-desa lain untuk menggali potensi lokal mereka demi kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.
Tag
Berita Terkait
-
Panduan Lengkap Pendaftaran QLola BRI melalui BRImo dan Kantor Cabang
-
BRI Konsisten Perkuat Operasional Perbankan Hijau dan Tekan Emisi Karbon
-
Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
-
Rahasia UMKM Candyco 'Naik Kelas' Berkat Dukungan Ekosistem Digital BRI
-
Modus Phishing Tiru Web Asli, BRI Perketat Edukasi Keamanan Digital bagi Nasabah
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu
-
4 Rekomendasi Obat Totol Flek Hitam Paling Ampuh, Ada yang Hasilnya Kelihatan dalam 7 Hari
-
Eks Member JKT 48 Tegur Keras Anak Buah Erick Thohir: Jujur Aku Kecewa!
-
Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas
-
Bukan Sekadar Mediasi, KPAI Minta Pemulihan Korban Bullying SMPN 1 Blora Jadi Prioritas
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Parade Bendera Merah Putih di Bawah Laut Meriahkan HUT RI ke-81
-
PJJ Sekolah Jakarta 18 Agustus Besok Karena akan Ada Demo Besar? Simak Penjelasan Pemprov DKI
-
Suhu Panas Jadi Penyebab Jamal Musiala Ambruk Setelah Cetak Gol, Begini Kondisinya Sekarang
-
Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar