Bri / News
Kamis, 30 April 2026 | 13:59 WIB
BRI akan terus memperkuat peran sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan (Dok: BRI)
Baca 10 detik
  • PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Cibadak menyalurkan Kredit Usaha Rakyat kepada 2.782 debitur hingga Maret 2026.
  • Total penyaluran dana sebesar Rp107,86 miliar dialokasikan untuk mendukung sektor perdagangan, produksi, pertanian, dan jasa lokal.
  • Pemberian modal dan literasi bertujuan meningkatkan kapasitas operasional serta produktivitas pelaku UMKM di wilayah Cibadak.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Melalui kantor cabang Cibadak, bank plat merah ini secara konsisten menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendorong naik kelasnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hingga periode Maret 2026, tercatat sebanyak 2.782 debitur di wilayah Cibadak telah menerima kucuran dana dengan total nilai mencapai Rp107.862.160.000. Pembiayaan ini menyasar berbagai sektor produktif yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Penyaluran KUR BRI di wilayah ini difokuskan pada sektor-sektor yang memberikan nilai tambah signifikan bagi struktur ekonomi lokal. Berdasarkan komposisi penyalurannya, berikut adalah rincian alokasi per sektor:

  • Sektor Perdagangan: Menjadi kontributor terbesar dengan porsi mencapai 50,8%.
  • Sektor Produksi: Menempati posisi kedua dengan serapan sebesar 22%.
  • Sektor Pertanian: Menyerap alokasi sebesar 19,2%.
  • Sektor Lainnya: Mencakup bidang jasa dan lainnya sebesar 8%.

Fokus pembiayaan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan kapasitas operasional serta memperluas skala bisnis mereka secara berkesinambungan.

Pemberdayaan Melalui Modal dan Literasi

BRI tidak hanya berperan sebagai penyedia modal kerja. Bank ini juga mengintegrasikan pembiayaan dengan berbagai program pemberdayaan.

Tujuannya adalah agar para pengusaha kecil di Cibadak memiliki ketangguhan dalam mengelola bisnis, lebih adaptif terhadap perubahan pasar, serta mampu menjalankan usahanya secara efektif.

Pemimpin BRI Cabang Cibadak, Rama Praditya Jatiarsha, menegaskan bahwa perluasan akses pembiayaan yang terjangkau merupakan kunci penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.

“Dengan akses pembiayaan yang lebih luas dan terjangkau, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas usaha, serta membuka peluang kerja bagi lingkungan sekitar,” ungkap Rama.

Baca Juga: Bukan Cuma Jualan, Festival Jadi Panggung UMKM Bangun Relasi dan Buka Peluang

Load More