- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dinominasikan sebagai kandidat peraih penghargaan The Best Investortrust Companies 2026 di Bursa Efek Indonesia.
- BRI mencatatkan laba bersih kuartal I-2026 sebesar Rp15,63 triliun, didorong oleh pertumbuhan kredit 13,7% dan peningkatan dana murah.
- KB Valbury Sekuritas memberikan rekomendasi beli saham BBRI dengan target harga Rp4.010 karena kinerja keuangan yang sangat solid.
“Kinerja laba BBRI pada kuartal I-2026 sudah sejalan ekspektasi kami maupun konsensus pasar untuk tahun penuh 2026, dengan realisasi mencapai sekitar 26% dari proyeksi laba setahun penuh. Pertumbuhan laba ditopang pendapatan bunga bersih yang tetap kuat di tengah tren penurunan yield kredit,” tulis Akhmad Nurcahyadi dalam risetnya.
Salah satu poin plus yang menjadi sorotan positif bagi KB Valbury Sekuritas adalah kepiawaian BRI dalam menghimpun dana masyarakat.
Tabungan perseroan tumbuh sebesar 11,5% secara tahunan, di mana motor penggerak utamanya berasal dari segmen affluent saving account yang melonjak drastis hingga 45,5%.
Data ini membuktikan bahwa strategi BRI dalam memikat likuiditas dari kelompok nasabah kelas atas berjalan sangat efektif.
Kenaikan porsi CASA ini memegang peran krusial dalam menekan beban bunga, yang pada akhirnya menebalkan margin keuntungan di awal tahun.
Dari sisi intermediasi, total penyaluran kredit BRI hingga Maret 2026 tercatat mencapai Rp1.526,45 triliun atau tumbuh 13,7% secara tahunan.
Akselerasi pembiayaan ini sukses melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional pada periode yang sama, bahkan melompati target internal manajemen serta proyeksi para analis pasar modal.
Menariknya, pertumbuhan kredit kali ini digerakkan secara agresif oleh segmen korporasi yang mencatatkan lonjakan fantastis sebesar 42,1% secara tahunan.
Transformasi ini mengubah peta portofolio kredit BRI, di mana porsi kredit korporasi terhadap total pembiayaan naik signifikan dari sebelumnya 18% menjadi 22,5% pada kuartal pertama tahun ini.
Baca Juga: Mauricio Souza Bangga Persija Jakarta Pecahkan Rekor Poin
Menatap sisa tahun ini, manajemen BRI memasang target pertumbuhan kredit yang realistis dan terukur di kisaran 7% hingga 9% sepanjang tahun penuh 2026.
Sementara itu, indikator NIM diproyeksikan akan tetap terjaga di level premium pada rentang 7,4% hingga 7,8%, dengan perkiraan tingkat biaya kredit (Cost of Credit/CoC) bergerak stabil di kisaran 2,9% hingga 3,2%.
Berita Terkait
-
Menuju Pekan ke-34 BRI Super League: Umuh Muchtar Minta Penggawa Persib Rem Euforia
-
Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
-
Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?
-
Bukti Borneo FC Belum Menyerah Bersaing dengan Persib Kejar Juara BRI Super League
-
Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Intip Rahasia Skin Booster DNA Salmon yang Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Kulit Glowing Tanpa Iritasi
-
Laba BSI Tumbuh 11,8 Persen
-
Modal Kunci Duplikat, Mantan Karyawan Sate Babi Curi 2 Motor Milik Bos di Tambora
-
Purbaya Siapkan Anggaran Rp 31 Triliun buat Angkat Guru PPPK Jadi PNS
-
Modern Dad dan Warisan Patriarki: Mengubah Cara Ayah Hadir dalam Pengasuhan
-
DPR Tantang Nyali Menteri Haji, Minta Negosiasi Langsung ke Saudi soal Dana DP Haji Rp66 Miliar
-
Mengapa RAPBN 2027 Dinilai Belum Cukup Mendukung Ekonomi Hijau?
-
Danantara Pastikan PT PP Akan Dimerger
-
Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas
-
Segera Daftar! Ini Syarat dan Tips Lolos Seleksi Beasiswa Unggulan 2026