- BRI menyalurkan KUR sebesar Rp4,272 triliun di wilayah Bali dan Nusa Tenggara per April 2026 untuk produktivitas debitur.
- Bank BRI menjalankan program Desa Brilian serta klasterisasi usaha untuk memperkuat kapasitas dan daya saing pelaku UMKM daerah.
- BRI mendorong debitur meningkatkan literasi digital melalui penggunaan platform e-commerce agar mampu bersaing di pasar skala nasional.
Suara.com - Menanggapi tingginya penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menembus Rp4,272 triliun di wilayah Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) per April 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan pentingnya aspek pendampingan finansial.
BRI tidak ingin kucuran permodalan berjalan tanpa adanya peningkatan kapasitas usaha yang nyata di tingkat akar rumput.
Regional Micro Banking Head BRI Region Denpasar, Anto Ariyanto, menegaskan bahwa perbankan memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal produktivitas debitur.
Langkah ini diimplementasikan agar dana stimulus dari pemerintah mampu membuka lapangan kerja baru serta memperkuat struktur ekonomi daerah.
“Kredit itu bukan hanya sekadar untuk modalnya dia saja, tapi untuk mengembangkan usahanya. Beberapa hal yang kami lakukan seperti program Desa Brilian di mana kita melakukan pembinaan UMKM, klaster agen, dan desa itu menjadi partner untuk pengembangan usaha-usaha di berbagai sektor seperti pertanian,” jelas Anto.
Pada tahun ini, tim inkubasi dari Regional Office 17 Denpasar menargetkan untuk mengintegrasikan 86 desa ke dalam program Desa Brilian.
Hingga pertengahan Mei 2026, proses kurasi ketat telah berhasil menyaring 18 desa yang siap dikoordinasikan menjadi pusat percontohan ekonomi berbasis komunitas.
Selain pemberdayaan desa, strategi proteksi dan pengembangan bisnis dilakukan melalui skema klasterisasi usaha. Menurut Anto, pengelompokan pelaku usaha yang bergerak di bidang atau komoditas yang sejenis sangat krusial untuk memangkas hambatan usaha.
Melalui klasterisasi, akses pasar terbuktikan menjadi lebih efisien dan memudahkan perbankan memberikan intervensi pembinaan yang tepat guna.
Baca Juga: Eks Gelandang FC Utrecht Wanti-wanti Persib Soal Laga Pamungkas Menuju Juara, Ada Apa?
“Ini merupakan bagian dari peran BRI dalam memperkuat ekonomi berbasis UMKM di daerah. Selain memperluas akses pembiayaan, kami juga mendorong peningkatan kapasitas UMKM melalui berbagai program pemberdayaan,” tuturnya.
Sebagai langkah mitigasi terhadap perubahan perilaku konsumen, BRI Regional Office Denpasar secara berkala mengedukasi para pelaku UMKM untuk meningkatkan literasi digital (melek digital).
Para debitur KUR didorong untuk mulai mengoptimalkan penggunaan platform penjualan elektronik (e-commerce) serta sistem pembayaran nontunai.
Infrastruktur teknologi ini disiapkan agar jangkauan pasar pelaku usaha daerah tidak lagi terbatas secara geografis, melainkan mampu bersaing di kancah nasional.
Pihak perbankan menyatakan pintu pengajuan administrasi KUR 2026 masih terbuka lebar bagi unit usaha produktif yang dinilai layak (feasible) guna menghabiskan sisa plafon anggaran tahunan yang ditargetkan mencapai Rp10 triliun.
Berita Terkait
-
Empat Bulan Pertama 2026, BRI Salurkan KUR Rp4,272 Triliun di Bali Nusra
-
Daftar Saldo Minimal Tabungan BRI Terbaru: Mulai dari Rp5 Ribu Saja!
-
Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra
-
Demi Gelar Juara, Pelatih Borneo FC Terang-terangan Dukung Persijap Gulingkan Persib
-
BBRI Sedang Diskon! Begini Kata Analis Soal Potensi Sahamnya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif