- BRI Regional Denpasar menyalurkan pembiayaan KUR senilai Rp4,272 triliun di wilayah Bali, NTB, dan NTT sepanjang Januari hingga April 2026.
- Provinsi Bali menjadi penyerap kredit terbesar dengan total Rp2,516 triliun yang mayoritas dialokasikan bagi sektor perdagangan dan sektor pertanian.
- Manajemen BRI optimis target penyaluran KUR tahun 2026 sebesar Rp10 triliun dapat tercapai melihat tingginya antusiasme pelaku usaha mikro lokal.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Regional Office Denpasar mencatatkan performa penyaluran fungsi intermediasi yang kuat pada awal tahun ini.
Sepanjang periode Januari hingga April 2026, emiten perbankan pelat merah tersebut sukses menggelontorkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp4,272 triliun untuk wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Klaster usaha mikro menjadi penopang utama yang mendominasi serapan anggaran subsidi modal kerja tersebut secara regional.
“Di 2026 ini kami sudah menyalurkan sampai dengan bulan April Rp4,2 triliun, tertingginya di KUR mikro yaitu Rp4,013 triliun,” ungkap Regional Micro Banking Head BRI Region Denpasar, Anto Ariyanto, dalam konferensi pers di Denpasar, Selasa (19/5/2026).
Peta Penyerapan Berdasarkan Wilayah Administratif
Berdasarkan data legalitas penyaluran di kawasan Bali Nusra, Provinsi Bali menempati posisi teratas sebagai wilayah dengan penyerapan modal KUR paling masif, disusul oleh dua provinsi kepulauan di sekitarnya:
- Provinsi Bali: Menyerap porsi dominan sebesar Rp2,516 triliun atau setara 58,90 persen dari akumulasi total.
- Nusa Tenggara Barat (NTB): Mencatatkan realisasi pembiayaan sebesar Rp969,19 miliar atau sekitar 22,69 persen.
- Nusa Tenggara Timur (NTT): Menyerap anggaran senilai Rp786,58 miliar atau sebesar 18,41 persen.
Anto menjelaskan bahwa penyaluran KUR ini ditujukan untuk memacu produktivitas UMKM lokal agar lebih kompetitif di tengah tantangan pasar harian.
Berdasarkan profil usaha debitur, mayoritas pembiayaan mengalir ke sektor perdagangan besar dan eceran, serta sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan.
Pada sektor perdagangan besar dan eceran, total plafon yang dikucurkan menyentuh angka Rp1,488 triliun dengan menjangkau sebanyak 26.175 debitur.
Baca Juga: Sinergi Pemerintah dan BRI, 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif di Bali Dapatkan Akses KUR
Sementara itu, sektor agraris atau pertanian mengamankan alokasi portofolio pembiayaan sebesar Rp1,054 triliun yang disalurkan kepada 20.972 debitur resmi.
Melihat tingginya antusiasme pasar, pihak manajemen BRI Regional Office Denpasar optimistis dapat mengejar atau bahkan melampaui target tahunan 2026 yang ditetapkan sebesar Rp10 triliun.
Keyakinan ini berkaca pada pencapaian tahun 2025 lalu, di mana dengan target nominal yang sama, BRI Denpasar berhasil mencatatkan oversubscribed dengan total realisasi mencapai Rp12,151 triliun bagi 238.761 debitur.
Tag
Berita Terkait
-
Daftar Saldo Minimal Tabungan BRI Terbaru: Mulai dari Rp5 Ribu Saja!
-
Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra
-
Demi Gelar Juara, Pelatih Borneo FC Terang-terangan Dukung Persijap Gulingkan Persib
-
BBRI Sedang Diskon! Begini Kata Analis Soal Potensi Sahamnya
-
Menuju Pekan ke-34 BRI Super League: Umuh Muchtar Minta Penggawa Persib Rem Euforia
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif