SuaraCianjur.id - Tetangga ditempat tinggal Rudyanto Gunawan dan keluarganya ditemukan tak bernyawa dalam rumah di perumahan Citra Extension1 Kalideres Jakarta Barat menyebut pernah menadpati bau bangkai kala keluarga Rudyanto masih hidup.
Ialah Tio (58) tetangga Rudyanto mengaku pada Februari atau Maret 2022, saat ia berkunjung ke rumah Rudyanto, mencium bau bangkai.
“Cuma baunya tidak begitu menyengat,” kata Tio, kepada wartawan.
Tio pun meminta bantuan orang lain untuk mencari sumber bau bangkai tersebut. Namun bau bangkai tersebut, tidak pernah ditemukan.
“Dicari setiap sudut rumah, enggak ketemu (bangkainya),” kata Tio.
Lama tak berkunjung, beberapa hari sebelum Rudyanto dan keluarga ditemukan tak bernyawa, bau bangkai yang sama kembali tercium oleh Tio. Namun bau bangkai tersebut kian menyengat.
“Kemarin itu lebih menyengat. Sampai saya lapor RT,” katanya.
Beberapa bulan setelah itu, warga pun digegerkan dengan mendapati ada empat jasad di dalam rumah Rudyanto. Setelah dicek, jasad tersebut merupakan jasad Rudyanto Gunawan (71), Margaret (58), anaknya Dian (40) dan Budianto (59) adik Rudianto dan Margaret.
Sampai saat ini polisi masih menyelidiki kasus tewasnya keluarga Rudiyanto Gunawan. Jasad keluarga RudyantoGunawan pun telah dilakukan autopsi.
Hasil sementara autopsi pada lambung dari keluarga Rudyanto sekeluarga, tidak didapati adanya nutrisi. Dugaan sementara keluarga Rudyanto tidak makan dan minum dalam waktu yang cukup lama.
Namun anehnya, saat polisi lakukan olah tempat kejadian di rumah Rudyanto, mereka mendapati bungkus bekas makanan dan struk belanja.
“Penyelidkan kami terakhir ini, kita temukan bungkus bekas makanan dan struk belanja,” ungkap Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes HEngki Haryadi, kepada wartawan kemarin.
Temuan tersebut pun akan diteliti terlebih dahulu. Dan dijadikan barang bukti baru dari olah tempat kejadian di rumah Rudyanto Gunawan. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Pemda Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Agus Pramusinto Usul Pangkas Honor Komisaris
-
Rudal Iran Mengamuk Hancurkan Gudang Senjata dan Sistem Radar Amerika Serikat di Kuwait
-
Bocoran Vivo X500 Ultra: Vivo Pertimbangkan Tiga Sensor Telefoto 200MP Sekaligus
-
Dilema Pencari Kerja: Mengapa Mencari Upah Layak Dianggap Pilih-pilih?
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama