SuaraCianjur.id,- Dolar AS Kembali menunjukan gairahnya. Hal itu dipicu lantaran The Fed memberikan sinyal tak akan mengecilkan suku bunga. Sementara itu, harga Bitcoin terpantau relatif sideways di kisaran US$22.800, setelah sempat mengalami kenaikan tipis menjadi US$24.500 pada akhir Juli 2022 lalu.
Saat ini, Dolar berada di posisi terdepan. Tentu hal itu karena dibantu oleh beberapa komentar dari pejabat The Fed yang menolak saran dari pasar. Disebutkan bahwa mereka akan memperlambat laju kenaikan suku bunga, sementara pound tampil datar menjelang rapat Bank Sentral Inggris.
Seperti diketahui, Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya, dalam posisi stabil di awal perdagangan yakni 106,39 setelah menambah sedikit kenaikan sekitar 0,5 persen di minggu ini.
“Dolar melemah pekan lalu akibat pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (pengatur kebijakan) karena pasar ingin percaya bahwa Fed bersikap dovish, karena pertumbuhan yang melambat,” kata Sim Moh Siong, ahli strategi mata uang di Bank of Singapore, dilansir dari Reuters.
“Minggu ini, ada lebih banyak pembicaraan tentang FOMC yang menentang ide ini, semuanya menyuarakan nada serupa bahwa kita belum selesai, dan harus mengharapkan lebih banyak kenaikan suku bunga,” tambahnya.
Sementara itu, Presiden The Fed San Francisco Mary Daly dan Presiden The Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan tekad mereka untuk terus mengendalikan inflasi yang tinggi, mengulangi pesan serupa dari pejabat lain.
Berdasakan data dari FedWatch CME, pasar memperkirakan peluang 58 persen kenaikan suku bunga sebesar 50 basis poin pada pertemuan The Fed September 2022 dan peluang 42 persen dari kenaikan besar-besaran 75 basis poin lainnya.
Namun Sim mengatakan, kinerja dolar baru-baru ini adalah gambaran yang beragam, karena sentimen risiko yang membaik, yang juga telah membantu harga saham di AS walaupun hanya sedikit.
Sikap The Fed teranyar ini dapat ditafsirkan bahwa inflasi di AS sejatinya belum turun. Dari data sebelumnya pada Juni yakni di angka 9,1 persen secara year-on-year. Sasaran mutlak bank sentral itu adalah inflasi ditekan hingga menjadi 2 persen.
Baca Juga: FWP Jabar Konsisten Bangun Dunia Pendidikan agar Semakin Maju dan Adil
Sebelumnya, Ketua The Fed, Jerome Powell mengatakan pemangkasan suku bunga bisa dilakukan mulai tahun depan. Berdasarkan proyeksi Trading Economics, inflasi AS hanya sebesar 8,5 persen pada akhir kuartal ke-3 tahun 2022 ini.
“Tingkat inflasi di Amerika Serikat diperkirakan 8,50 persen pada akhir kuartal ini. Dalam jangka panjang, diproyeksikan sekitar 1,90 persen pada tahun 2023,” sebutnya.
Di saat yang sama, nilai dolar masih seperti saat ini, yakni di kisaran 106.99, tetapi diperkirakan masuk ke 110,33 dalam 12 bulan mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar
-
Pemerintah Pusat Dorong Pemda Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Tak Hanya Baik Untuk Kesehatan, Gaya Hidup Vegetarian Juga Baik Untuk Bumi
-
Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK
-
SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026
-
Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita
-
Suasana Masjidil Haram Jelang Ibadah Haji 2026
-
Cara Bikin New Veloz Hybrid Tetap Irit Saat Harga BBM Meroket
-
Viral Keributan di KRL Jakarta - Bogor, Diduga Pelecehan: Ternyata Salah Paham karena Sesak
-
Rey Mbayang Idap Autoimun Psoriasis, Alami Kerontokan Rambut Parah