SuaraCianjur.id,- Jajaran kepolisian dari Polres Subang tes urine terhadap anggota secara mendadak. Hal ini dilakukan buntut tertangkapnya Kasat Narkoba Polres Karawang AKP Edi Nurdin yang terlibat dalam pengedaran narkoba.
Kapolres Subang, AKBP Sumarni menyebut, tes urin secara mendadak sengaja dilakukan untuk mengantisipasi anggotanya, agar tidak terlibat dalam pusaran barang haram narkoba.
"Ini dilakukan sebagai antisipasi dan mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan personel Polri khususnya Polres Subang. Kami harap tidak ada anggota yang terlibat narkoba," ujar Sumarni saat diwawancarai di Mapolres Subang.
Dikatakan Sumarni, pihaknya melakukan tes urin terhadap 1.100 anggota Polres Subang secara bertahap dan mendadak tanpa ada pengumuman terlebih dahulu kepada seluruh anggota.
"Seluruh personel kami sebanyak 1.100 yang di tes urin. Kita lakukan secara bertahap dan mendadak tanpa memberitahukan kepada anggota," katanya.
Dari tes urin dadakan tersebut, lanjut Sumarni, hasilnya dinyatakan negatif dari kandungan narkotika dalam jenis apapun.
"Kalau ada yang terlibat tentu akan kami lakukan penindakan sesuai dengan prosedurnya. Dari beberapa kali yang kami lakukan alhamdulillah semuanya negatif," kata dia.
Sebagai informasi, Kasat Narkoba Polres Karawang AKP Edi Nurdin ditangkap Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pada Kamis (11/8/2022) lalu di sebuah Apartemen yang berada di Karawang. Dari tangan AKP Edi, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengamankan barang bukti 101 gram narkoba jenis sabu-sabu.
Baca Juga: Merdeka! Kota Bandung Punya Persembahan Spesial di HUT ke-77 RI
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mohamed Salah Menggila, Timnas Mesir Petik Kemenangan Perdana dan Buka Peluang ke 32 Besar
-
ASUS ExpertBook P1 PM1403, Laptop Bisnis dengan Berat Hanya 1,4kg!
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
4 HP Xiaomi yang Terbukti Laris: Kamera Saingi iPhone, Harga Kompetitif
-
Thibaut Courtois Dekati Rekor Setelah Cetak Clean Sheet Kontra Iran di Piala Dunia 2026
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
-
Di Balik Kesuksesan The Glory: Potret Kelam Korban Bullying
-
4 Portable Power Station Terbaik dengan Solar Panel, Cocok untuk Cadangan Daya saat Mati Listrik