SuaraCianjur.id- Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menilai kalau pengajuan surat pengunduran diri Irjen Pol Ferdy Sambo hanya untuk kepentingan pribadi.
Patut diduga ajuan pengunduran diri tersebut untuk kepentingan pribadi, khususnya soal dana pensiun pejabat Polri.
“Itu akal-akalan dia supaya tetap jadi anggota polisi dan supaya tetap mendapatkan hak-hak pensiun,” kata Kamaruddin.
Sementara itu, secara tegas surat pengunduran diri Ferdy Sambo telah ditolak oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit. Kapolri juga menyebut putusan dari hasil sidang kode etik menjatuhkan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau pemecatan.
“Tentu ada aturannya. Kita melihat bahwa ini harus diselesaikan dalam proses sidang KKEP. Dan kemarin sudah kita dengar bahwa putusan dari sidang PDTH,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Jakarta, Minggu (28/8/2022).
Kapolri juga menyebut pengajuan banding yang direncanakan oleh Ferdy Sambo adalah haknya.
“Tentunya yang bersangkutan punya hak mengajukan banding dan itu semua bagian dari proses. Nanti akan ada putusan lagi mengenai permohonan yang bersangkutan,” kata Sigit.
Seperti yang diketahui, setelah sidang etik yang digelar Kamis lalu (25/8), Ferdy Sambo langsung mengajukan banding. Menurutnya, berkas-berkas perkara Ferdy Sambo sedang dalam proses penyelesaian di internal Polri.
“Kita lihat saja (banding Ferdy Sambo) diterima atau tidak,” kata Kapolri.
Baca Juga: Nikita Willy Pakai Blazer Puluhan Juta. Netizen : Bisa Buat Biaya Hidup Bertahun-tahun
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan