SuaraCianjur.id- Ada penambahan formasi baru sesuai yang telah ditetapkan BKN dalam informasi seleksi CPNS dan PPPK 2022.
Tentu saja dengan ada formasi baru ini, kesempatan besar bagi beberapa profesi khususnya di profesi yang satu ini.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN RB), menetapkan kembali jumlah formasi terbaru dalam seleksi CPNS dan PPPK di tahun anggaran 2022. Penambahan formasi yang ditetapkan sebesar 114.301 orang.
Jumlah tersebut yang paling banyak adalah untuk PPPK Guru. Sebelumnya total keseluruhan sebanyak 1.086.128 orang kini bertambah hingga 1.200.429 orang.
Adapun rinciannya sebagai berikut:
Pertama formasi untuk Pusat terdiri 95.324 kuota dengan rincian, Guru 50 ribu orang, Dosen 15 ribu orang, Nakes tujuh ribu orang dan Jabatan teknis 23.324 orang.
Untuk yang kedua, formasi di daerah sebanyak 1.054 276 dengan rincian Guru sebnayak 758.018 orang, Nakes 255.249 orang, Jabatan teknis 41.009 orang.
Lalu ketiga untuk Sekolah kedinasan (CPNS) sebanyak 8.941 orang. Dan keempat formasi khusus bagi Papua dan Papua Barat yakni sebanyak 41.888 orang dengan rincian, PPPK dan CPNS Papua 28.895 orang dan PPPK dan CPNS Papua Barat sebanyak 12.993 orang.
Maka tahapan selanjutnya adalah melakukan pendaftaran, maka dari itu segeralah untuk membuat akun SSCASN, demi mempersiapkan pendaftaran PPPK 2022.
Baca Juga: Sejumlah Sekolah Tingkat SD dan SMP di Cianjur di Merger
Pemerintah saat ini sedang melaksanakan pendataan bagi tenaga honorer atau non ASN di Instansi Pemerintah baik pusat maupun daerah.
Dalam sebuah surat edaran bagi mereka yang berhasil didata dan telah memenuhi persyaratan akan diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi CPNS dan PPPK.
Bagi yang saat ini berstatus tenaga honorer maka segeralah persiapkan berkas dan dokumen sebelum membuat akun SSCASN:
1. Scan Pas Foto latar belakang merah maksimal 200 Kb format jpeg/jpg.
2. Scan Swafoto maksimal 200 Kb format jpeg/jpg. (Harus jelas, tidak blur dan tidak miring).
3. Scan KTP maksimal 200 Kb format jpeg/jpg.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Presiden Prabowo Akan 'Monitor dari Atas' Jika Dipanggil Tuhan, Emang Bisa?
-
Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray
-
Jebakan 'Sekalian Aja': Bagaimana Supermarket dan QRIS Menguras Isi Dompet Kita
-
Prediksi AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan
-
Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?
-
Karina dan Winter Aespa Saksikan Langsung Perjuangan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
-
Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI
-
Harga Pertamax Naik, Rakyat Kecil Kini 'Dipaksa' Olahraga Gratis di SPBU
-
Tangis Pecah di Tepian Bengawan Solo, Santri Ngawi Hilang Ditelan Arus