SuaraCianjur.id- Dewan Kabupaten Cianjur mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk melakukan tes HIV/AIDS kepada ibu hamil. Alasannya untuk pendeteksian dini agar bayi tidak ikut terpapar virus HIV/AIDS yang berbahaya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Deden Nasihin menjelaskan bahwa temuan bayi positif HIV/AIDS setelah terpapar sang ibu merupakan kasus yang sangat memprihatinkan.
Dirinya berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, bisa melakukan testing HIV/AIDS terutama pada ibu hamil secara giat.
“Saya harapkan bisa diperbanyak testingnya, supaya bisa terdeteksi sejak dini. Sehingga anak dari ibu hamil yang positif bisa diupayakan terhindar dari HIV/AIDS saat lahir dengan pengobatan yang terpantau,” katanya, Kamis (1/9/2022).
Semetara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Laila Yahya mengatakan, di tahun 2022 pihaknya menargetkan 40.749 orang untuk pemeriksaan HIV/AIDS, dengan 40 ribu target diantaranya kepada ibu hamil.
Dalam presentase masyarakat penderita HIV/AIDS di Cianjur, penyebab terbesarnya berasal dari kaum penyuka sesama jenis (gay) sebesar 48% dari total seluruh penderita.
Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Cianjur, H. Hilman, menyebutkan hingga Juni 2022 jumlah penderita HIV/AIDS di Cianjur sudah terdeteksi sebanyak 109 orang.
“Persentase terbesar penderita HIV/AIDS dari kaum gay, atau lelaki suka lelaki,” ungkap Hilman, Rabu (31/8/2022).
Untuk presentase lanjutan Dinkes Cianjur akan terus melakukan pendataan terutama kepada waria, pengguna jarum suntik, dan wanita pekerja seks komersial.
Baca Juga: Terungkap! Ucapan Perintah Ferdy Sambo ke Bharada E: Cepat Woy Kau Tembak
Berita Terkait
-
PPNI Jawa Barat Sosialisasikan Progja Terintegrasi, Budiman : 'PPNI Lakukan Tranformasi Manajemen Dari Tradisional Ke Modern'
-
Belum Ada Kejelasan dari Pemkab Cianjur, Warga Kampung Gotong Royong Bikin Jembatan Darurat
-
Marak HIV/AIDS, Ono Surono : Poligami Bukan Solusi Tekan Penyebarannya!
-
Pasar Buku Palasari, Surganya Pecinta Buku
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
10 Film Dokumenter yang Tayang di Netflix Mei 2026, Didominasi Kisah Sepak Bola dan Olahraga
-
Membenahi Percaya Diri di Buku Mind Platter: Kenapa Kita Takut Bersinar?
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!