SuaraCianjur.id, - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat, menggelar Sosialisasi Program Kerja (Progja) terintegrasi secara daring untuk Dewan Pengurus Daerah (DPD) di Kabupaten Kota di Provinsi Jawa Barat.
"Training of Trainer (ToT) ini digelar secara daring selama 3 hari. Mulai 29-31 Agustus 2022 dan diikuti 27 DPD kabupaten/kota yang terdiri dari Ketua, dan Para wakil ketua bidang Dewan Pengurus Daerah (DPD)," kata Ketua DPW PPNI Jawa Barat, Dr. Budiman Rabu (31/8/2022).
Sosialisasi Program kerja terintegrasi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPNI jawa Barat dengan DPD PPNI kabupaten/kota, merupakan bentuk kelanjutan dari program kerja tahun 2022, dimana leeding sektor kegiatan ini adalah Bidang Organisasi dan kaderisasi.
Budiman mengatakan, pengelolaan manajemen organisasi PPNI saat ini sudah mengalami transformasi dari manajemen tradisional menuju manajemen modern.
"Kita tentu mengikuti jaman. Sekarang manajemen pengelolaannya sudah modern. Tujuannya agar seluruh program DPP, DPW, DPD, tersampaikan ke Dewan Pengurus Komisariat (DPK) sebagai level organisasi yang berada diseluruh kabupaten/Kota," kata dia.
"Sehingga dengan kegiatan sosialisasi program terintegrasi ini, maka kegiatan-kegiatan di seluruh bidang dapat selaras dengan program kerja yang ada di masing-masing kabupaten Kota," imbuh Budiman.
Sementara itu, Ketua Panitia Sosialisasi, Asep Sardi menyebutkan, output dari kegiatan ini mengharapkan DPD di masing-masing kabupaten Kota mampu membuat turunan yang dikolaborasi dengan kearipan lokal setiap daerah.
"Output ini nantinya bisa diimplementasikan dalam pelayanan kepada anggota, pada masyarakat juga. Lalu disosialisasikan ke tingkat DPK ya. Sehingga apa yang menjadi harapan PPNI lebih dekat, bisa dirasakan dan bermanfaat untuk anggota dan masyarakat akan tercapai," kata Asep.
Kegiatan PPNI ini akan secara rutin digelar agar seluruh pengurus semakin mantap dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat luas.
Baca Juga: Sopir Angkot di Cianjur Bakal Gelar Aksi Mogok jika Pemerintah Naikan Harga Pertalite
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka