/
Kamis, 01 September 2022 | 13:13 WIB
Dinsos Cianjur menemui TKW yang menerima kekerasan dari majikannya saat bekerja di Dubai. (Foto cuanjur.suara.com - Foto Veronika)

SuaraCianjur.id - Melalui perantara Balai Phala Martha dan Loka Kahuripan Sukabumi, Dinas Sosial Kabupaten Cianjur memberikan bantuan kepada Neni, korban kekerasan oleh majikannya di Dubai.

Perwakilan Balai Phala Martha dan Loka Kahuripan Sukabumi menyebut, bantuan yang diberikan untuk menunjang kehidupan Neni kedepannya.

“Diantaranya kita kasih perlindungan, lalu kita buatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), nanti juga jika beliau butuh biaya untuk anaknya sekolah kami siap bantu,” tuturnya, Selasa (30/8/2022).

Pihaknya juga memastikan kondisi mental Neni saat ini masih dalam trauma, pasca penyiksaan oleh majikannya selama bekerja di Dubai.

Selama bekerja di Dubai, Neni sendiri mengaku kerap mendapat siksaan. Bahkan sempat mengalami pendarahan pada bagian vital dan perut. Puncaknya TKW tersebut menerima kekerasan dengan disiram bubur panas.

“Saya udah kerja disana selama enam bulan dengan pindah-pindah majikan, selama itu pula saya gak pernah dapet majikan yang baik. Bahkan pernah beberapa hari saya gak dikasih makan,” Jelas Neni.

“Nah puncaknya waktu saya gak sengaja naburin bawang ke bubur majikan, dia marah. Disitu saya dikasih pilihan mau dipecut atau habisin bubur satu panci sekaligus, tapi akhirnya dia malah lemparin bubur panas itu ke saya,” tambahnya.

Akhirnya setelah rentetan penyiksaan tersebut, Neni segera melapor kepada suaminya. Atas laporan tersebut akhirnya Neni bisa pulang ke Indonesia.

Pasca kejadian tersebut, sang suami Ujang Koswara tidak meengizinkan kembali istrinya untuk bekerja di luar negeri dan akan memilih untuk fokus penyembuhan trauma.

Baca Juga: Outift Tanktop Berhijab Jadi Trend Pakaian Muslimah, Hati-hati Sesuai Aturan Islam atau Tidak

“Saya larang untuk kembali menjadi TKW, biar kita bikin usaha bersama-sama disini saja. Saya gak mau hal itu kejadian lagi,” pungkas Ujang.

Load More