SuaraCianjur.id- Perkembangan zaman menyebabkan beberapa sektor kehidupan merasakan perubahan. Tidak hanya dalam sektor kehidupan primer namun juga dunia fashion.
Fashion saat ini terus berkembang, bahkan memunculkan berbagai macam inovasi baru. Terkadang kerap berbagai jenis pakaian yang tergolong nyeleneh mencuat hingga menjadi trend masyarakat.
Rupanya perkembangan fashion pun turut terjadi dalam fashion muslimah. Para pelaku produksi terus berinovasi menyuguhkan produk pakaian mereka sesuai permintaan pangsa pasar.Apalgi selera konsumen yang berbeda-beda. Namun dalam hal ini tetap memikirkan kepada aturan agama Islam dalam berbusana.
Saat ini sedang ramai gaya berbusana muslimah, dipadukan dengan pakaian yang tak biasa. Out Of The Day (OOTD) hijabers dengan tanktop, pasti gaya pakaian ini terdengar aneh.
Tapi jika melihat dalam isi kontennya, ternyata halini tidak seperti yang dipikirkan. Tanktop yang dikenakan oleh para hijabers ini mereka gunakan sebagai outer.
Mereka menggunakan tanktop dengan beragam model, sebagai pelengkap setelan fashion mereka. Dengan tanktop sebagai outer ini akan menambah banyak pilihan style bagi para wanita muslimah, selain pemilihan cardigan, jaket, serta blazer.
Bila dikaitkan dengan syariat Islam yang ada, tentu saja gaya berbusana muslimah sudah jelas diatur. Dalam kajian yang diselenggarakan Korps Dakwah Universitas Islam Indonesia (Kondisia UII), mereka menghadirkan Ustadz Muhammad Reski.
Dalam adab berpakaian dalam agama Islam, yang paling utama adalah menutup aurat. Dalam hal ini menjaga agar tidak membentuk lekuk tubuh.
“Berhati-hatilah dalam berpakaian, sebab itu menunjukan kepribadianmu dan dapat menurunkan nilai jati diri,” ucap Ustadz Muhammad Reski.
Baca Juga: Ada Temuan Isu Extrajudicial Killing di Kasus Pembunuhan Brigadir J, Begini Kata Komnas HAM
Bila para muslimah ingin menerapkan style fashion antara hijab dan tanktop, cobalah menggunakan tanktop yang lebih longgar sehingga tidak membentuk lekuk tubuh dari seorang wanita.
Sehingga fashion yang dikenakan tetap tapi tidak melanggar dengan aturan agama Islam.
Kontributor: Hisyam Irsyaad
Berita Terkait
-
Filter Tiktok Ferdy Sambo Bikin Terpingkal, Dipopulerkan Artis Della Puspita dan Nikita Mirzani
-
Keisya Levronka Bikin Cuitan di Twitter Sakit Hati Lagi, Netizen: Gara-gara di Auto Tune Ya?
-
Warganet Twitter Ungkap Lokasi Sekolah yang DO Anak TK Hingga Viral di Medsos
-
Ternyata Sekolah Viral yang DO Anak TK Sering Melakukan Ini Sampai Bikin Para Ibu Kesal
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan