SuaraCianjur.id- Suara yang meminta agar Putri Candrawati ditahan sudah terjadi beberapa hari belakangan inim bahkan saat dirinya telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Penangguhan penahan terhadap Putri berdasarkan alasan kemanusiaan. Namun ternyata alasan tersebut mendapatkan reaksi dari publik, yang menilai bahwa itu sangatlah tidak adil.
Semestinya Putri yang kini menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan berencana, tidak ada kata lain kalau Putri Candrawati harus ditahan.
Hal itu ditegaskan oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, mengutip dari video yang diunggah kanal Youtube Kompas.com, seperti yang dilihat pada hari Minggu (4/9/2022).
“Putri Candrawati perlu segera ditahan karena penyidik telah menetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana, ancaman hukumannya itu adalah hukuman mati. Ini adalah alasan objektif yang tidak bisa dibantah,” kata Sugeng secara tegas.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menurutnya tidak boleh abai dalam hal ini. Penahan Putri sebgai tersangka dalam kasus pembunuhan ini agar memenuhi azas keadilan.
Selain memenuhi azas keadilan, ada hal yang lainnya kenapa istri Ferdy Sambo harus ditahan. Menurut Sugeng, Putri kerap memberikan keterangan yang berubah-ubah dan tidak kooperatif. Bahkan hal itu bisa menganggu jalannya proses penyidikan.
“Yang kedua Putri Candrawathi saya nilai tidak kooperatif karena keterangannya berubah-ubah, erbukti keterangannya berbeda dengan saksi dan para tersangka yang lain. Ini cukup sebagai alasan,” ujarnya.
Adapun alasan IPW lainnya adalah melihat fakta yang sudah banyak soal kasus di masyarakat ketika seorang ibu masih memiliki anak kecil, kemudian terjerat sebuah kasus. Mereka pun tetap dilakukan penahan.
Baca Juga: Rachmat Irianto Dibuat Terkejut oleh Keputusan Luis Milla saat Lawan RANS Nusantara FC
Menurut Sugeng kasus yang dialami oleh para ibu-ibu yang memiliki anak ketika terjerat sebuah kasus tidak seberat dengan kasus istri Ferdy Sambo tersebut. .
“Yang ketiga, ini diskriminatif. Walaupun penyidik memiliki kewenangan menahan atau tidak, tetapi tidak ditahannya Putri dengan alasan punya anak, ini diskriminatif,” kata dia.
“Sudah beredar luas bahwa banyak perkara yang menyangkut orang-orang kecil, itu ditahan,” tambahnya.
Maka dari itu Sugeng berpendapat, tidak ada lagi alasan untuk tidak menahan Putri Candrawathi. Bahakn IPW mendesak agar Kapolri bisa konsisten dengan ucapannya.
“IPW mendesak Kapolri konsisten dengan pernyataannya bahwa hukum tidak tumpul keatas hanya tajam ke bawah. IPW menduga Putri Candrawati tidak ditahan karena istri seorang pejabat utama Polri,” tegas Sugeng.
Tag
Berita Terkait
-
Ternyata! Seseorang Diduga Hapus Foto Jasad Brigadir J, Komnas HAM Temukan di Tempat Ini
-
Sapaan Hai Pak dari Sambo ke Ketua Komnas HAM saat Rekonstruksi Bikin Merinding: Hati-hati Bukan Orang Sembarangan
-
Surat Sambo Bela Brigjen Hendra dan Kombes Agus, Polri: Punya Hak Mengingkari
-
Bayangan Ancaman PTDH Hantui 4 Perwira Tersangka Obstruction of Justice Kasus Kematian Brigadir J
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123