SuaraCianjur.id- Ketua Komnas HAM Taufan Damanik mengungkap apa yang dialami pasca rekonstruksi pembunuhan Brigadir beberapa waktu lalu.
Dalam video rekosntruksi yang digelar oleh Polri saat itu, Taufan Damanik melihat jika Ferdy Sambo menjalani rekonstruksi dengan begitu santai. Bahkan Sambo sempat menyapa Taufan.
“Nyantai saja dia, jalan gagah. Jumpa saya ‘Hai Pak. Apa Kabar’. Kayak nggak ada masalah. Dia kan dulu sering ke Komnas HAM kalau ada kasus,” kata Taufan Damanik.
Menurut Taufan, bahkan Ferdy Sambo beberapa kali tersenyum ringan saat berbicara dengan kuasa hukumnya. Sambo pun tampak rilek dan santai ketika ditawarkan botol air mineral oleh seorang anggota Brimob berseragam loreng ketika rekonstruksi di Jalan Saguling.
Bahkan Ketua Komnas HAM ini meminta kepada seluruh yang menangani kasus Ferdy Sambo untuk berhati-hati. Taufan berpendapat jika Sambo bukanlah orang sembarangan.
Taufan Damanik blak-blakan mengakui kalau Sambo yang menjadi otak dalam kasus pembunuhan Brigadir J ini merupakan sosok layaknya bos mafia.
Ungkapan Taufan ini diketahui dalam sebuah video yang tersebar luas di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram @majeliskopi08.
"Hati-hati Sambo bukan orang sembarangan, puluhan tahun dia jadi reserse. Bukan nggak tahu dia cara hahaha," kata Ahmad Taufan Damanik seraya tertawa, sebagaimana dikutip dari akun tersebut, Minggu (4/9/2022).
Taufan juga menyebut bukant tidak mungkin kalau Sambo mengetahui cara untuk meloloskan dirinya dari jeratan hukum.
"Iya kan, sebagai bos mafia dia tahu lah caranya keluar dari (hukuman)," Taufan menambahkan.
Lebih lanjut, Ferdy Sambo menuturkan bagaimana perilaku dan tingkah Ferdy Sambo saat menjalani pemeriksaan di Komnas HAM.
"Orang waktu saya tanyain segala macem ada saat dia nangis, ada saat dia senyum," ungkap Ahmad Taufan Damanik.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Surat Sambo Bela Brigjen Hendra dan Kombes Agus, Polri: Punya Hak Mengingkari
-
Bayangan Ancaman PTDH Hantui 4 Perwira Tersangka Obstruction of Justice Kasus Kematian Brigadir J
-
Peran Kompol Baiquni yang Dipecat Polri Dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
Viral Sopir Lukis Brigadir J Korban Kekejaman sang Atasan di Truk, Netizen Salut: Indonesia Mengenangmu
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123